klan·des·tin adv secara rahasia; secara gelap; secara diam-diam
=
"Saya Choi Soobin, mulai hari ini jadi tutor kamu---"
"Cepet selesaiin les ini dan kita balik ke kesibukan masing-masing."
"... Kesibukan saya ya kamu."
"Dan gak usah sok formal."
sta...
Soobin sudah menegaskannya kepada San. Sampai San berani menyentuhkan jari untuk membangunkan Soobin, ia tak segan menendang San keluar jendela.
Perjalanan dimulai pukul delapan pagi.
Formasi duduk yang sama persis seperti keberangkatan. Juga situasi yang tak jauh berbeda. Detik pertama mahasiswa-mahasiswi memasuki bis, mereka langsung menjatuhkan kesadarannya pada jok yang lembut dan empuk, memabukkan dirinya dengan aroma jeruk pewangi bis.
Bis sudah membawa mereka keluar dari perhutanan.
Empat hari tiga malam yang cukup menyulitkan.
Jisung : "Eh, Na. Lo mau liat Soobin ngejamet gak?"
Anjing ya, Hwang Jisung---Eh, Han Jisung, anjir.
Aduh, ngantuk banget gue...
"HAHAHAHAHAHAHA."
Jisung : "Serius, Na. Soobin pernah ngejamet ala-ala fuckboy tau."
Soobin berusaha keras tak bergeming dari pundak Anna.
Cukup sulit usahanya untuk meneguhkan diri, membiarkan Anna menggenggam tangannya tanpa Soobin menggenggamnya balik. Soobin membiarkan Anna bermain dengan tangan hangatnya, karena Soobin tahu Anna tak memiliki banyak kesempatan untuk melakukannya. Makanya Soobin tidur, mengisi tenaganya, sekaligus menyerahkan dirinya kepada Anna.
Soobin menyempatkan diri membuka mata untuk sepersekian detik, untuk memastikan sejauh apalagi harga dirinya dijatuhkan oleh teman-temannya sendiri di hadapan kekasihnya.
Untungguecakep dari lahir.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.