(Sekuel Backstreet)
Mencintaimu bukan lah cara menciptakan sebuah pelangi, tapi tentang cara terkuat untuk menghadapi badai. (Dava)
Langit tak selalu biru, mendung tidak selalu datang hujan, sore tidak selalu akan jingga, dan hidup tidak selamanya a...
Rambut yang tadinya basah, kini sudah kering berkat hair dryer dan sedikit vitamin guna melembabkan rambut. Sore-sore seperti ini, akan lebih baik jika Elsa membeli sate dan memakannya bersama Viona sembari menunggu Rosa yang katanya akan pulang sore ini dan beberapa hari lagi akan kembali ke Bogor.
Elsa beranjak ke nakas di sebelah ranjangnya. Mengambil dompet dan juga ponsel yang tergeletak di atasnya.
"Vio, kakak mau beli sate. Lo mau sekalian atau enggak?" Tanya Elsa saat dirinya sudah ada di ruang tengah dan menyaksikan Viona yang sedang menyalakan tv, tapi matanya melihat ke game yang sedang Viona mainkan.
"Boleh tuh" jawab Viona
"Ya udah. Bentar ya" pamit Elsa kemudian melenggang pergi.
Dengan berjalan kaki beberapa langkah dari rumah, melewati belokan dengan berbagai blog dan menyebrang jalan, Elsa sampai di tukang sate yang ada tepat di depan gerbang perumahan.
"Pak sate 20 tusuk seperti biasanya ya" ucap Elsa pada Pak Rudi - penjual sate Madura yang begitu legendaris disini
"Siap neng" ucap Pak Rudi yang sudah cukup mengenal Elsa dan beberapa penduduk perumahan Mustika Indah Regency.
Sore ini tidak terlalu banyak pelanggan, mungkin 5-10 menit pesanan Elsa akan siap.
Sembari menunggu sate pesanannya siap, Elsa mengecek notifikasi yang ada di ponselnya. Ada puluhan chat dari Dava dan ada panggilan tidak terjawab di ponselnya.
Dava: sayang jangan ngambek mulu plis. Aku kangen
Dava: sayang jangan ngambek terus dong. Mau apa? Aku beliin semuanya
Dava: McD?
Dava: KFC?
Dava: masa gak minat sama ini?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dava: kalau ini gimana?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dava: ini?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.