GUYS!
Ini cuma selingan aja. Tadinya dibuat list doang tapi kok flat banget. Akhirnya aku buat seolah-olah mereka kayak di bawah ini nanti baca aja oke.
Guys!! Ingat!! Selingan!! Gak ada hubungannya sama alur cerita!!
Selingan sayangkuh. Inget ya
Aku agak ragu kalian bakal ngerti maksud aku tapi semoga ngerti sih ya aku bingung juga jelasinnya mau gimana lagi 😭
Ini sebagai bonus juga buat kalian yang masih berat gara-gara extra part kemarin.
Baik banget kan aku? Wkwkwkwk
Udahlah ya selamat membaca teori tersiratt ini gaiss!! Semoga nangkep yaa!!
***********
"Selamat pagi, siang, sore, malam, tengah malam untuk semua tamu undangan dan para pembaca sekalian!!"
Seorang laki-laki berdiri gagah di atas panggung dengan senyum manis di wajahnya. Tubuhnya dibalut jas formal yang membuatnya semakin mempesona. Ditambah tatanan rambut yang juga dibuat rapih menyesuaikan pakaiannya.
"Huaa!!! Ganteng banget Jay!!!"
"Jay William!!!"
"Jay aku padamu!!!!!"
Sorak sorai para tamu undangan yang sudah memenuhi ballroom hotel terdengar.
"Santai santai semua. Semua juga tau Jay William emang ganteng banget. Tetap tenang ya semuanya."
Iya. Itu Jay. Jay yang selalu percaya diri saat ia merasa dirinya sedang dalam mode tampan.
"Perkenalkan, saya Jay William kali ini berkesempatan menjadi pembawa acara dalam konfrensi pers yang diadakan hari ini. Tentunya saya tidak sendiri. Di samping saya sudah ada partner saya yang sudah ditunggu-tunggu oleh semua orang. Alicia. Beri tepuk tangan untuk partner saya hari ini."
Tepuk tangan bergemuruh seiring langkah perempuan cantik menuju atas panggung. Perempuan itu tersenyum, berjabat tangan dengan Jay lalu sedikit melambai ke arah tamu undangan.
"Terimakasih Jay. Terimakasih semuanya." Suara sorakan itu tidak juga reda.
"Udah udah. Gak usah norak lo semua ya. Lo udah pada puas kan ngobrol dari kemarin sama Alicia?" Celetuk Jay membuat dirinya jadi sasaran sorakan para tamu.
"Kalau diliat-liat kayaknya semuanya semangat banget ya." Komentar Alicia.
"Iya. Soalnya peran-perannya di novel udah selesai. Jadi gini deh kelakuannya." Balas Jay membuat Alicia terkekeh.
"Oh gitu... ah iya Jay. Jadi kita mau ngapain nih hari ini?"
"Jadi, ada spesial part untuk para pembaca yang galau nangisin lo di part sebelumnya. Di sini, sekarang kita bakal bongkar fakta-fakta di dalam cerita yang gak di bahas di sana." Jawab Jay. Alicia hanya terkekeh mendengarnya.
"Jadi ceritanya sekarang kita udah satu dunia nih?" Tanya Alicia.
"Iyap. Khusus part ini dunia kita nyatu. Sayang banget tapi kita berdua gak bisa nyatu."
Sorakan para temu undangan terdengar kencang seketika.
"Eh Bara. Gak usah berisik yah. Lo juga akhirnya gak sama Alicia." Omel Jay pada Bara yang ikut menyorakinya. Bara di tempat duduknya hanya tertawa.
"Eh tapi lo pinter kok Li cari pengganti Bara. Hai bro Dirga. Gak nyangka ternyata lo yang jadi sama Alicia." Jay melambaikan tangannya pada laki-laki yang ternyata wajahnya tidak kalah dari Bara. Laki-laki duduk di depan meja yang name tagnya tertulis 'M. Dirga'.
KAMU SEDANG MEMBACA
INEFFABLE [COMPLETED]
Fiksi RemajaMULAI REVISI PELAN-PELAN ************* Alicia menyukai semua bacaan fiksi. Mulai dari novel sampai komik. Menyukai semua genre mulai dari horror sampai romantis. Yang paling ia suka adalah fiksi remaja. Di umurnya ke 18 ini ia memang sedang mendamba...
![INEFFABLE [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/240269220-64-k167601.jpg)