I Think I Love U

1.2K 168 16
                                        




Pagi sebelum Taehyung mengatakan pada Jeongguk, ia mendatangi paviliun Johyun dengan membawa rombongan pengawal prajurit istana. Mungkin berjumlah sekitar dua puluh lima orang untuk mengepung kediaman Johyun.

Taehyung melangkah dengan wajah merah padam. Ia menunggu di depan paviliun sampai melihat Johyun di seret paksa oleh beberapa prajurit suruhannya.

Johyun di lempar tepat di depannya. Wanita itu sama marahnya. Lantas kemudian berdiri dan menatap nyalang  Taehyung sebab tak terima di tuduh demikian.

Pengawal Park mengatakan tuduhan bahwa Putri Johyun merupakan dalang di balik kematian ibu Jeon. Dengan masih menatap Taehyung dengan tajam, Johyun mengatakan, "Aku tak membunuhnya. Tunjukkan bukti konkret sebelum kau membawaku ke pengadilan!!"

Taehyung menatap Johyun tanpa kedip. Rautnya berubah datar. Kemudian memberi isyarat pada beberapa prajurit untuk menyeret paksa Johyun apabila tak mau di tangkap.

"LEPASKAN AKU!!!! JAUHKAN TANGAN KOTOR KALIAN DARIKU!!!!!" Murka Johyun. Ia berjalan mendekati Taehyung.  Namun dengan gerakan lebih cepat beberapa pedang tertodong pada Johyun untuk melindungi Taehyung dari serangan yang mungkin terjadi.

"Aku tak membunuhnya." Ucap Johyun yang hanya membuka setengah mulutnya. Giginya berderit. Kemudian menatap Taehyung dengan tatapan menghunus.

"Aku tak membunuh siapapun. Jikalau aku berniat untuk membunuhnya sebab kecemburuanku terhadap Jeongguk, maka untuk apa aku harus membunuh ibunya?"

Taehyung berkedip satu kali. Gagasan Johyun terdengar masuk akal. Namun Taehyung tak begitu mudah untuk percaya.

"Kau tak tahu apapun, Kim Taehyung."

"Yang Mulia Putri Johyun, mohon jaga bicara Anda." Peringat Jimin.

"Kau berurusan dengan orang yang salah. Sudah kuperingatkan berkali-kali, jika sesuatu terjadi padaku, kerajaan ini akan musnah tak bersisa. Dengarkan aku, Kim Taehyung—"

"Yang Mulia Putri Johyun, saya peringatkan mohon jaga bicara Anda."

"BUKAN AKUUUU!!!" Teriak Johyun berbarengan dengan bagaimana kedua prajurit menyeretnya untuk di tahan ke penjara bawah tanah.

Namun Johyun menepis kasar kedua prajurit itu. "Singkirkan tangan kalian!! Aku bisa berjalan sendiri." Ucapnya lugas setelah memutus pandangannya dengan Taehyung.








👑








"Apa!? Ditangkap!?" Teriak Sang Raja dari singgasana. Suaranya menggema sebab hanya ada beberapa orang saja di dalam ruang pertemuan. Kedua matanya melebar sempurna tatkala kasim kerajaan selesai melaporkan atas kegaduhan yang diperbuat oleh anaknya.

Sang Raja lebih marah lagi saat mendengar bagaimana Taehyung bertindak sejauh itu hanya karena Johyun membunuh ibu Jeongguk.

Dengan menahan napas, serta rahang yang mengatup sempurna, Raja mengatakan "Aku memerintahkan kalian untuk mengeluarkan Putri Johyun dalam penjara. Kembalikan ia pada paviliunnya dan bawa anakku kemari."

Maka dengan tatapan tajam, Taehyung mendatangi kediaman ayahnya detik di mana perintah itu sampai pada telinganya. Taehyung tak terima sebab Johyun akan dikeluarkan sepihak padahal sudah terbukti bersalah.

Taehyung melangkah terburu-buru dengan sedikit membanting pintu saat pandangannya tertuju pada sang ayah yang menatapnya tak kalah menusuk.

Hanya ada beberapa prajurit yang menjaga, berdiri di antara pilar-pilar ruangan. Taehyung mengembuskan napas berat saat berdiri tepat dihadapan ayahnya yang duduk dengan pakaian kebangsaannya di atas sana.

My Eden | Tk √Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang