Belum bisa ngetik banyak nih, readers nya juga belum sebanyak yang diharapkan, hiks hiks srot><
___
BAGIAN 13
"Aku mau turun,"
Taehyung menulikan pendengaran dan terus menjalankan mobilnya, mengabaikan perkataan Jungkook yang sedari tadi meminta untuk diturunkan. Tentu saja Taehyung kesal, dengan seenaknya Jungkook meminta tolong lalu setelah itu ingin pergi begitu saja. Dimana kata terimakasih-nya?
"Kumohon, hentikan mobilnya."
"DIAM KAU JEON JUNGKOOK!" Bentak Taehyung kesal dan memukul setir-nya.
Seketika nyali Jungkook menciut dan tidak berani berkata lagi. Taehyung begitu menyeramkan baginya, mengapa ia harus ditakdirkan bertemu dengannya.
"Kau sudah masuk kedalam kandang singa. Jangan pernah berharap bisa keluar lagi, mengerti?" Ucap Taehyung dingin.
Jungkook semakin ketakutan. Harus bagaimana ia sekarang, nasibnya berada di ambang jurang. Namun, daripada menjadi perusak keluarga, ia lebih baik tersesat didalam dunia yang sama sekali tidak ia kenali. Jungkook tidak mau menjadi beban orang lain, sudah cukup baginya.
Baru beberapa hari masuk kuliah, bagi Jungkook itu adalah kutukan dunia. Tetapi sekarang ia terpenjara dan mau tidak mau menjauh dari tempat berlindungnya. Dunia yang liar, kini akan menjadi rumahnya. Dan Jungkook harus terima kenyataan pahit itu.
Jungkook kini menunduk dalam, tidak berani mengangkat kepala sedikitpun. Seakan tubuhnya kaku tersihir oleh suara Taehyung.
"Lihat aku," Perintah Taehyung yang membagi penglihatannya dengan jalanan dan Jungkook.
Jungkook menggeleng lemah. Ia takut.
"Lihat aku Jeon Jungkook!"
Jungkook tetap menggeleng.
"Kau membuatku kesal. Setelah sampai, akan ku beri kau hukuman."
"Jangan," mohon Jungkook dan langsung menengok kearah Taehyung.
"Tapi aku tetap akan menghukummu karena kau adalah jalangku. Mulai sekarang kau milikku."
"Tidak!"
"Kau sendiri yang bilang ingin menjadi jalangku bodoh!" Ujar Taehyung dengan nada tinggi.
"A-aku tidak bilang seperti itu,"
"Jangan membuatku emosi Jungkook! Kau sudah mempertaruhkan dirimu demi menjauh dari kejaran eomma dan hyung-mu itu. Apa kau pura-pura lupa?" Taehyung beberapa kali memukul setir dan menekan klakson dengan keras. Ia kepalang kesal.
Jungkook sampai tidak sadar dengan tawaran Taehyung. Kalau dirinya bersedia menjadi jalangnya asalkan Taehyung mau membawa dirinya menjauh dari Nara dan Wonwoo. Jungkook dilanda panik, jadi ia tidak fokus sama sekali.
"A-aku ingin menarik kembali ucapanku," ucap Jungkook hati-hati.
Taehyung tiba-tiba menghentikan mobilnya dan menatap Jungkook intens. Tidak lupa seluruh pintu sudah ia kunci supaya tidak ada celah untuk melarikan diri.
"Jadi kau mempermainkan diriku? Seorang Kim Taehyung telah dibodohi oleh kelinci sepertimu?!"
"Kau benar-benar membuatku marah jeon Jungkook!"
"Mianh," lirih Jungkook.
Plak
Plak
Plak
Taehyung menampar pipi Jungkook tiga kali lalu mencekiknya. Jungkook berusaha melepaskan tangan Taehyung namun ia kalah kuat. Jungkook mulai terbatuk dan matanya berair.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ugly rabbit - taekook
FanfictionKetika hidup dipenuhi dengan dendam. Merekapun saling memberi luka dan menoreh kenangan buruk tidak berujung. Pantaskah pendosa seperti mereka mendapatkan kebahagiaan? SLOW UPDATE~ TW: - BXB - Angst - Bahasa non-formal - cursing dimana-mana
