14 - Salah Paham

4.1K 283 11
                                        

BAGIAN 14

___

Jungkook perlahan membuka kelopak matanya dan memperhatikan seluruh ruangan yang ditempatinya. Dalam hatinya bertanya dimana ia sekarang, apa mungkin ini masih berada di dunia?

Grep

Jungkook menyentuh tangan seseorang yang melingkar diperutnya. Dan betapa kagetnya saat melihat Taehyung tertidur disebelahnya, bahkan memeluk dirinya.

Dengan kasar, Jungkook melempar tangan Taehyung agar menjauh dari dirinya, namun tangan itu kembali memeluknya. Bahkan Taehyung semakin merapatkan tubuh mereka.

"Mmmhh, aku masih mengantuk," racau Taehyung diceruk leher Jungkook.

"Menyingkirlah!"

Jungkook mencoba bangun, namun Taehyung memeluk dirinya sangat erat, sampai bergerak pun begitu susah. Tangan dan kakinya mengunci tubuh Jungkook agar tidak kemana-mana.

Dengan tidak tahu malunya, Taehyung justru mulai menciumi leher putih Jungkook, begitu lembut dan penuh kasih sayang, namun tangannya memeluk begitu kuat. Jungkook merasa dilecehkan, dan sekarang ia terjebak dengan pria hidung belang macam Kim Taehyung.

"Awhs!" Teriak Jungkook saat Taehyung membuat cupang dileher. Terasa perih namun nikmat.

"Hentikan!"

Bukannya berhenti, Taehyung lanjut menuju bibir. Dilumat benda itu dengan penuh nafsu, bahkan sekarang posisinya sedang menindih tubuh mungil Jungkook. Jika sudah seperti ini, akan lama bagi Taehyung untuk menghentikannya. Karena Jeon Jungkook adalah candu baru baginya.

"Kau benar-benar nikmat ahhhh," desah Taehyung.

"Sulit sekali untuk berhenti, keterlaluan kau Jungkook." Makinya saat hormon terus meningkat.

Jungkook hanya bisa pasrah, penis mereka terus bergesekan walaupun terhalang kain celana, Taehyung masih bisa menikmatinya.

Tes

Air mata Jungkook kembali jatuh, rasanya ia ingin lenyap saja dari muka bumi daripada harus bertemu dengan orang gila seperti Taehyung. Jungkook merasa lelah menjadi manusia. Kenyataan pahit tentang keluarga bukan masalah terakhir baginya, ternyata ada masalah yang lebih besar dari itu, yaitu Kim Taehyung.

"Hiks.. kumohon hentikan," isaknya tidak berdaya.

"No baby...'

Jungkook ingin mengakhiri kutukan ini, sangat ingin.

"Ku-kumohon.. sudah,"

"Kumohon...."

Jungkook semakin kencang menangis, entah kenapa. Taehyung menjadi kesal dan rasanya ingin membungkam mulut candu itu. Tetapi, kali ini tidak, Taehyung memilih berhenti dan mengakhiri aksi ceroboh di pagi harinya.

"Sial. Kenapa kau menangis jalang!" Ucapnya lalu berdiri dan menuruni kasur.

Jungkook harusnya bernafas lega, tetapi ia terus menangis dan rasanya ingin terus menangis. Harapan dan masa depan sudah tidak berlaku lagi di kehidupannya. Jungkook berakhir.

"Berhenti menangis cengeng!"

Kata-kata itu membuat tangisan Jungkook memuncak. Makian yang begitu menghujam batinnya.

"Kubilang diam Jeon Jungkook!"

"Jika kau terus menangis. Akanku gagahi kau sekarang juga sampai berdarah. You right?" Ancam Taehyung dan berhasil mendiamkan sang kelinci.

Isakannya berhenti, namun air matanya tidak bisa berbohong dan masih setia membanjiri wajah manis itu.

"Sekarang aku mau mandi. Jika aku masih mendapati kau menangis, akan ku hukum sampai menyesal," ucap Taehyung tegas.

Ugly rabbit - taekookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang