15 - Terkurung

3.9K 261 16
                                        

BAGIAN 15

___

Taehyung buru-buru memasangkan penutup wajah kepada Jungkook dan menggiringnya keluar kamar. Tidak peduli dengan tubuh yang masih berbalut handuk.

"Lepaskan tanganku," rintih Jungkook tak berdaya.

Taehyung berhenti dan melirik Jungkook intens.

"Diam Jeon." Ucapnya dingin.

"Jangan panggil aku dengan nama itu! Aku bukan bagian dari keluarga Jeon!"

"Ya ya ya terserahmu,"

Ia kembali menarik tangan kelincinya dan menuruni tangga. Cekalannya begitu kuat sampai pergelangan tangan Jungkook terlihat memerah.

Para pelayan yang tadinya sibuk bekerja seketika melihat pemandangan pagi hari yang tuannya buat. Taehyung membawa seseorang yang wajahnya tertutup masker sehingga pelayan tidak bisa mengenali. Namun, mereka bisa melihat mata Jungkook yang begitu ketakutan akan sang tuan.

"Mengapa kalian melihat saya?" Tanya Taehyung kepada para pelayan.

Sontak mereka kembali melakukan kegiatannya masing-masing. Jangan sampai terkena hukuman yang mengakibatkan penyesalan seumur hidup mereka.

"Taehyung, sakit sshh.." ringis Jungkook pelan dan berusaha melepaskan cengkraman Taehyung.

"Lemah,"

Taehyung tidak menghiraukan dan terus menyusuri rumahnya yang begitu megah. Hingga ia sampai di sebuah ruangan. Taehyung mengeluarkan kunci dari sakunya dan membuka pintu lebar-lebar.

Taehyung kembali menggiring Jungkook masuk.

"Diam disini. Jangan kemana-mana sampai aku kembali, mengerti?"

"T-tapi disini gelap, aku takut."

"Gak usah manja,"

"Kumohon, jangan tinggalkan aku disini. Aku takut," ujar Jungkook benar-benar takut.

"Dengan begini, aku bisa mencegah dari aksi bodohmu itu,"

"Aku tidak serius dengan ucapanku. Aku ini penakut, bagaimana bisa loncat dari kamarmu yang begitu tinggi."

"Jadi kau telah mempermainkanku? Kalau begitu ini sebagai hukuman karena sudah membuatku kelimpungan."

Taehyung melengos begitu saja, belum sempat dikejar, ia sudah mengunci kembali pintu dari luar dan meninggalkan Jungkook sendiri. Taehyung telah mengurungnya di gudang. Tega sekali dia.

Taehyung berjalan melewati para pelayan dan berhenti di tengah-tengahnya. Handuknya menutupi bagian perut hingga lutut, memperlihatkan dada yang begitu menggoda iman.

"Jangan ada yang membukakan pintu gudang dan mengeluarkan Jungkook, kecuali saya. Jika ada yang berani membantah, bersiaplah menerima tiket ke neraka."

"Saya mau pergi kuliah, awasi gudang, jangan sampai kelinci saya kabur."

"Baik tuan,"

Setelah itu Taehyung kembali ke kamarnya untuk bersiap-siap pergi ke kampus dan menjalankan misinya.

___

Jam istirahat kali ini, Taehyung mengunjungi kantin bersama sang pacar, Irene. Sudah tersedia berbagai makanan di atas meja dan mereka berdua sangat menikmatinya.

"Irene-ssi," panggil Taehyung.

"Wae? Bukannya kita selalu memanggil dengan kata sayang? Tumben sekali kau memanggilku dengan namaku," Irene cukup terkejut. Taehyung tidak pernah seperti ini sebelumnya.

Ugly rabbit - taekookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang