Tiga hari berlalu dan Taehyung tak kunjung menemui Jungkook. Apakah mereka sudah resmi putus dan tidak menjalin hubungan? Secepat itukah kisah mereka?
Jungkook sudah minta maaf pasal perkataannya yang melukai hati Taehyung, lalu sekarang apa yang membuat Taehyung menjauhi dirinya. Setiap hari Jungkook menunggu kepulangan Taehyung di unit kekasihnya, namun Jimin bilang kalau temannya itu berada di Daegu, di rumah orangtua nya.
Jungkook menghela nafas panjang, menatap jalanan yang dipadati kendaraan berlalu lalang. Berita batalnya pernikahan dirinya sudah tersebar di kampus, ia tidak menyangka jika Taehyung benar-benar mengabulkan permintaan konyolnya itu. Dan bagaimana nasibnya setelah ini? Menjadi pria paling menyedihkan karena ditinggal pacar pas lagi sayang-sayangnya? Haha. Miris.
Taehyung sendiri yang mengatakan jangan mempermainkan sebuah pernikahan, lalu kenapa dia sendiri yang membatalkan acara terpenting dalam hidupnya. Apa Jungkook sudah tidak seberharga itu untuk dipertahankan? Apa Jungkook tidak pantas bersanding dengan lelaki seperti Taehyung? Benar-benar begitu?
Bus tujuannya sudah beberapa kali lewat, namun Jungkook memilih bergeming di bangku halte dan membiarkan orang-orang pergi satu persatu. Menyisakan dirinya duduk tanpa ada pergerakan sama sekali, bahkan suara bising kendaraan dan klakson tidak menganggu ke-diamannnya sejak tadi.
"Sendirian aja?"
Suara itu membuat Jungkook melirik kearah kanan, Jungkook tidak menjawab dan kembali manatap lurus ke jalanan.
Merasa tidak ditanggapi, orang itu semakin penasaran dan berakhir duduk disamping Jungkook.
"Galau ya?"
"Sok tahu." Jawab Jungkook tanpa menengok.
"Hm, cuma nebak sih." Ucapnya. "Kelas kita kelar satu jam yang lalu. Gue juga udah main volly sama temen-temen. Harusnya lo udah sampe rumah kalo gak ada kegiatan lain, bukannya masih duduk di halte."
Ya, orang itu tak lain yaitu Kim Mingyu, dengan kaos basah yang penuh keringat setelah bermain Volly. Dia adalah teman satu jurusannya. Mereka terbilang jarang melakukan interaksi, apalagi setelah Wonwoo di tahan, Mingyu seakan menciptakan jarak dengannya. Dan Jungkook memaklumi itu, mungkin Mingyu kecewa kepadanya karena sudah menyebabkan Wonwoo berada dibalik jeruji besi.
"Jadi bener, lo putus sama Taehyung?" Ucap Mingyu lagi. Dia terlihat akrab mengajak Jungkook ngobrol.
"Enggak!" Cela Jungkook cepat. "Kata siapa putus. Enggak tuh."
Mingyu terkekeh melihat reaksi Jungkook. "Satu kampus juga udah pada tau berita Taehyung yang ngebatalin pernikahan kalian. Dari artikelnya sih alasan Taehyung gak jadi nikah itu karena sebenarnya dia gak cinta sama lo, tapi kok gue gak percaya ya." Ucapnya dengan pandangan mengikuti Jungkook, lurus kedepan.
"Gak percaya apa?"
Mingyu menatap Jungkook sekilas. "Gak percaya kalo Taehyung gak cinta sama lo."
Jungkook diam. Tak minat menanggapi. Ia juga setuju dengan ucapan Mingyu, mana mungkin Taehyung tidak mencintai dirinya. Jungkook melirik cincin yang melingkar di jari manisnya, sebuah bukti jika Taehyung tidak pernah main-main dengan perasaannya. Dan berita yang menggemparkan akhir-akhir ini, terlalu mendadak untuk Jungkook terima.
"Gue gak pernah liat Taehyung seserius itu menjalin hubungan. Baru sama lo aja dia berani sat set ngajak nikah padahal terbilang baru untuk saling mengenal." Ucap Mingyu fakta. "Taehyung pernah pacaran sama Irene hampir tiga tahun, tapi dia gak pernah ngajak Irene sampai ke tahap serius seperti lo. Dulu Taehyung sama Irene itu pasangan penomenal di kampus. Gue liat Taehyung ngetreat Irene like queen banget, tipe pacar yang siaga. Makanya pas tau dia mau nikah sama lo, banyak yang gak percaya, termasuk gue."
KAMU SEDANG MEMBACA
Ugly rabbit - taekook
Hayran KurguKetika hidup dipenuhi dengan dendam. Merekapun saling memberi luka dan menoreh kenangan buruk tidak berujung. Pantaskah pendosa seperti mereka mendapatkan kebahagiaan? SLOW UPDATE~ TW: - BXB - Angst - Bahasa non-formal - cursing dimana-mana
