68 - Penyebab Rusak

349 49 8
                                        

BUGH

BUGH

Dengan emosi yang tidak terkendali,  Taehyung terus melayangkan pukulan pada Yoongi yang tidak melakukan perlawanan.

Bughh

Yoongi menyentuh sudut bibir yang terluka, lantas tersenyum miring. Sudah ia duga jika Taehyung akan melakukan ini kepada dirinya. Bahkan kemurkaan yang terjadi sekarang sering Yoongi lihat pada Taehyung di masa lalu. Itu menandakan kekuatan cinta terhadap Jungkook mampu menyeimbangi Lea, dan Yoongi tidak suka itu.

"Udah cukup,  Tae. Lo lupa kalo kita lagi di kampus,  bisa tercoreng nama lo kalo kayak gini." Ucap Jimin masih berusaha menghentikan sahabatnya yang seperti kerasukan setan. Bukannya berhasil, ia malah beberapa kali terpental hingga terjatuh.

Hoseok yang tidak terlihat dalam masalah, hanya terdiam diri sambil menggigit ujung kuku karena tidak tahu harus melakukan apa.

"Diem lo Jimin, abis ini giliran lo yang gue hajar!"

Jimin sontak berjalan mundur dan meneguk ludah kasar.  Tamatlah sudah riwayatnya. Padahal tadi pagi ia tidak sengaja bertanya kepada Taehyung pasal Jungkook.

"Eh semalem lo jemput si Jungkook kan di club? Parah lo pacar sendiri dibiarin mabok berat."

Taehyung jelas terkejut, karena dia sendiri tidak tahu dimana keberadaan Jungkook dan hingga saat ini belum pulang ke apartemen.  Jadilah Jimin dengan terpaksa mengaku telah meninggalkan Jungkook sendirian dalam kondisi mabuk karena Yoongi yang membawanya pergi kedalam bilik kamar.

Dan sekarang, Taehyung sungguh frustasi karena belum menemukan Jungkook. Terakhir kali, lelakinya pergi dalam keadaan kecewa dan patah hati, Taehyung tidak tahu apa yang dilakukan Jungkook jika sedang sedih seperti ini.

Setelah Jimin menceritakan semuanya, Taehyung menyeret Yoongi ke rooftop dan menghajarnya membabi buta. Taehyung tau jika Yoongi menyimpan dendam kesumat terhadap dirinya, tetapi mengapa harus melibatkan Jungkook, Taehyung tidak terima itu.

Bughh

Pukul Taehyung final mengenai perut dan menyorot tajam Yoongi yang terduduk dengan mengenaskan. Jika dulu dia akan mati-matian menjaga sahabat masa kecilnya, berbeda dengan sekarang, Taehyung akan membuat siapa saja mati jika ada yang mengusik Jungkook-nya,  bahkan orang terdekat sekalipun.

"Lima tahun gak nunjukin muka dihadapan gue, gue kira lo akan merenung dan akhirnya sadar sama kesalahan lo. Tapi ternyata, gak ada perubahan ya dilihat-lihat, lo masih sama kayak dulu, egois!" Ujar Taehyung terlihat menahan diri untuk tidak membunuh orang.

Yoongi yang mendengar hanya menyeringai, seolah apa yang di ucapkan Taehyung hanyalah omong kosong.

"Egois? Egois kata lo? Setelah lo ngerebut semua harta berharga yang gue punya, lo masih bilang gue egois?" Yoongi menatap Taehyung  datar, tangannya menyeka darah di sudut bibirnya yang menurutnya tidak sakit sama sekali.

"Nyatanya lo emang egois Yoongi. LO ORANG PALING EGOIS YANG PERNAH GUE TEMUI!" Jarang sekali Taehyung se-emosional ini, dan karena Yoongi sudah menguji kesabarannya, maka dia tidak bisa menahannya lagi.

Yoongi berdiri, mensejajarkan tubuhnya tepat dihadapan Taehyung, dan dengan gagahnya dia melibatkan tangannya di dada menatap Taehyung tanpa rasa takut.

"Oh ya? Kalo gue egois, terus lo apa?" Ucap Yoongi mengintimidasi. "Gak usah sok suci deh lo, Taehyung. Udah jelas-jelas disini orang jahatnya adalah lo, jadi gak usah teriak-teriak seolah paling tersakiti."

Taehyung geram, dengan reflek dia menarik kerah baju Yoongi dengan kuat. Seolah paham jika berbicara dengan Yoongi akan berakhir sia-sia,  lantas ia urung untuk melakukan pembelaan, lalu melepaskan cengkraman sekali sentak sampai Yoongi hampir limbung jika tidak bisa menyeimbangkan badan.

Ugly rabbit - taekookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang