Jam menunjukan pukul 10 malam, tetapi Jungkook masih sibuk menata boneka disetiap penjuru kamar. Jungkook masih terlihat bersemangat menghafal karakter Disney sejak keluar dari kamar Minji dua jam yang lalu. Gadis itu memberi banyak koleksinya untuk Jungkook. Mulai dari boneka, jam tangan, ganci, stiker, bahkan sampai kacamata. Barang-barang itu semua menumpuk di kasur king size milik Kim Taehyung.
Ya, Jungkook memang menempati kamar tunangannya itu. Bukan tanpa alasan, tetapi Taeri yang menginginkannya. Jungkook sebenarnya sedikit keberatan, melihat statusnya dengan Taehyung belum terikat sepenuhnya. Tetapi mau bagaimana lagi, dia hanya menumpang di mension megah ini. Jadi apapun yang di sediakan, Jungkook akan menerimanya dengan senang hati.
Ting
Ceklek
Suara pintu terbuka membuat Jungkook mengalihkan perhatiannya sejenak. Disana, Taehyung datang dengan style jas hitam yang tidak terkancing. Dari raut wajahnya, dia nampak kelelahan selepas pulang dari kantor. Hari ini Daehi memang menyuruh Taehyung untuk mengurus beberapa berkas. Alhasil Jungkook menghabiskan waktu seharian didalam mension. Dia baru memiliki teman main setelah Minji pulang dari sekolah.
Taehyung melepas jas, meletakannya di sofa, membiarkan kemeja putih masih membalut tubuhnya, lalu berjalan mendekat kearah Jungkook yang sibuk mengatur posisi boneka di rak susun yang terdapat buku-buku penting si pemilik kamar. "Kenapa belum tidur?" Tanyanya.
Jungkook berbalik, menatap Taehyung. "Belum ngantuk." Ucapnya. "Jam segini baru pulang dari kantor ngapain aja? Lembur ya pak?" Jungkook sedikit mengejek Taehyung.
Taehyung terkekeh, membuat rasa lelahnya hilang seketika. "Kamu nanya gitu udah kayak nanya ke suami aja." Ucapnya tersenyum. "Tapi bentar lagi aku emang jadi suami kamu sih."
Blush. Pipi Jungkook memerah. Dia tidak bisa menahan debaran didadanya. Rasanya dia ingin melompat-lompat saking senangnya. Taehyung memang pandai menggoda sampai-sampai Jungkook kebingungan harus beraksi seperti apa.
"Apaan sih!"
Taehyung melihat sekeliling kamarnya. Banyak boneka yang sudah terpasang dibeberapa sudut. Di bagian lemari, meja dan laptop Taehyung dipenuhi stiker disney. Bahkan kasur kesayangannya kini dipenuhi barang-barang gak jelas yang Taehyung tidak tau apa fungsinya.
"Pasti Minji yang ngasih sampah sampah ini lagi sama kamu kan?"
Plak!
Jungkook memukul dada Taehyung tidak terima.
"IH APAAN SIH KAMU! Enak aja barang selucu dan segemas ini dibilang sampah! Ngada-ngada ya kamu."
"Tapi barang kayak gini cuma menuhin tempat aja sayang padahal gak ada gunanya sama sekali."
"Gak berguna buat kamu tapi sangat berguna buat aku tau!!"
"Coba sebutin apa kegunaan benda-benda berserakan ini?"
Jungkook diam. Tidak bisa menjawab.
"Y-ya pokoknya ada Kegunaannya. Tempat-tempat jadi keliatan cantik kalo dipasang boneka gemes kayak gini." Ucap Jungkook menunjuk boneka kerdil yang ditaruh dimeja nakas. "Laptop kamu juga jadi aestetic kalo ditempel stiker. Liat, bagus kan?"
Jungkook mengangkat laptop dan menunjukannya pada Taehyung. Sebenarnya itu adalah laptop kerjanya, tapi dia tidak bisa marah sama sekali. Yang ada dia menahan untuk tidak menyambar pipi Jungkook saking gemasnya. Bahkan boneka-boneka saja kalah jika dibandingkan dengan lelakinya itu.
Sebelumnya, Taehyung tidak menyukai jika kamarnya disentuh orang lain. Dan kali ini, prinsip itu berubah setelah Jungkook menjadi penghuni tempat privasinya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ugly rabbit - taekook
FanfictionKetika hidup dipenuhi dengan dendam. Merekapun saling memberi luka dan menoreh kenangan buruk tidak berujung. Pantaskah pendosa seperti mereka mendapatkan kebahagiaan? SLOW UPDATE~ TW: - BXB - Angst - Bahasa non-formal - cursing dimana-mana
