[21+]
"Terima kasih sudah datang menyelamatkanku..." Ujar Gwen sambil perlahan menengadahkan wajahnya dan menatap wajah Alaric.
Aku siap menebas leher siapapun yang berani mengikatmu seperti tadi, Gwen. Ujar Alaric dalam diam.
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Coming with a friends.
Gwen membanting - banting braies-nya ke batu besar, sambil sesekali menguceknya. Tapi noda darah di bagian selangkangannya tidak juga hilang, bahkan ketika kedua tangannya sudah terasa perih, noda di celananya itu tidak juga hilang.
"Ada apa denganmu? Kau bisa membuat braies-mu babak belur." Nina datang dan langsung duduk di pinggir sungai.
"Noda darahnya tidak mau hilang." Jawab Gwen kesal, lalu menoleh ke arah Nina, "Ada apa denganmu?" Tanyanya saat melihat wajah masam Nina.
"Seorang gadis mendekati Finn di Main Hall"
Rasa kesal di dalam hati Gwen berkurang saat mendengar hal yang membuat Nina kesal, merasa masalah nodanya ini tak sebesar masalah Nina.
"Siapa wanita itu?"
"Anak buah Els, pasti ia menyuruh gadis itu agar menggoda Finn."
"Lalu, bagaimana dengan Finn?"
"Entahlah, aku tidak bertanya"
"Lalu, kau tau dari mana?"
"Aku melihat mereka berdua saat keluar Main Hall, Finn tertawa sangat lebar dan gadis itu terus memeluk Finn"
"Ya ampun..."
"Kau sudah selesai? aku akan memasak untuk Finn. Aku akan membuatnya sadar akan keberadaanku"
Gwen menatap noda di celananya, merasa tak sanggup jika harus mengucek pakaian lagi karena jemarinya terasa sangat perih, "Ayo."
Keduanya kembali ke rumah Alaric untuk menjemur pakaian, lalu keduanya melanjutkan perjalanan kerumah Finn untuk mulai memasak. Nina membuat sup yang tidak biasa hari itu, bahkan air liur Gwen tidak berhenti mengalir sejak aroma menggiurkan dari sup itu mengudara.
Gwen mencicipi sup buatan Nina dengan sendok kayu, "Oh, Finn akan sangat sadar dengan keberadaanmu Nina"
"Kau tau, setelah kupikir ulang. Aku tak punya siapapun selain Finn, maksudku kau teman dekatku, tapi kau akan pergi ke Habsburg dalam beberapa hari. Jika kau pergi, dan, Finn mejauhiku karena menemukan wanita lain, aku tidak akan memiliki siapapun lagi."
"Ohh, Nina..." Gwen diam sejenak, "Begini saja, jika hubunganmu dan Finn tak berlanjut kau bisa menyusulku ke Habsburg. Aku yakin ada yang bisa kau lakukan disana, mungkin kau bisa belajar memasak dengan juru masak disana."
Mata Nina berbinar, "Benarkah? Kau akan melakukan itu untukku?"
"Tentu, karena... Kau temanku." Satu - satunyamalah.
"Ahh, terima kasih. Aku merasa agak lega, meskipun... Aku berharap Finn tidak meninggalkanku."
Gwen hendak menggoda Nina, tapi terdengar suara para lelaki di pintu. Alaric muncul bersama Finn, keduanya tengah mengobrol seru.