"Sebagai apa kau melihatku selama ini Jun?" tanya Zhehan pada Gong Jun
"Aku ... Ehmmm sebagai teman baikku Han" jawab Gong Jun sambil meremas jemarinya yang sedikit bergetar menutupi kegugupannya.
"Kau pengecut Jun! Lain waktu bila ada perlu dengan...
"Bao..." ujar Zhehan yang kini berbaring di sisi Gong Jun.
"Ehmmm?" tanya Gong Jun
"Aku pikir lebih baik kita putus saja" ujar Zhehan dengan wajah seriusnya.
Terkejut mendengar perkataan Zhehan. Walau awalnya Gong Jun ingin memarahi Zhehan karena berani mengatakan satu kata yang ditakutinya semenjak dia memutuskan untuk hidup bersama Zhehan yakni kata putus.
Cukup sekali Gong Jun merasakan bagaimana menderita dirinya saat dia ragu untuk menerima pernyataan cinta dari Zhehan dahulu.
Lebih dari cukup Gong Jun harus menahan sakit karena menahan cemburu saat melihat Zhehan berbicara, berinteraksi dengan para wanita maupun pria yang mengelilingi Zhehan, bahkan walau hanya sekedar kata memuji dari mulutnya.
Biasanya Gong Jun selalu memanjakan juga akan menuruti permintaan Zhehan, tapi tidak untuk satu hal hal ini.
Maaf Han.. Kali ini aku tidak akan menyerahkan cintaku, kebahagian ku demi orang lain lagi.
"Tuan Zhang Zhehan...kau tau apa yang sedang kau bicarakan saat ini?" ujar Gong Jun tajam sambil mengenakan bajunya dan berjalan ke arah luar pintu.
"Aku akan keluar, aku beri waktu 1 jam untuk merenungi perkataanmu tadi dalam bentuk essay"
"Tulis alasan mengapa kau mencintaiku dulu dan alasan apa yang membuatmu berani mengatakan kalimat itu" ujar Gong Jun
"Kau..mau kemana?" tanya Zhehan mulai merasa menyesal dan panik akan ditinggalkan sungguhan Gong Jun lagi.
"Kau tulis sekarang dan aku akan kembali satu jam lagi untuk melihat hasil perenungan dan alasanmu" jawab Gong Jun membanting pintu kamar sambil keluar kamar.
BAM...
Suara pintu itu terdengar sampai keluar.
Ketiga orang diluar segera masuk untuk melihat apa yang terjadi.
Namun baru saja mereka membuka pintu sudah di cegah oleh Gong Jun dan memberi tanda untuk mereka keluar.
"Biarkan dia sendiri dulu, aku sedang mencoba dia untuk bangkit, kalian tenang saja. Aku tidak mungkin membuatnya menderita" ujar Gong Jun
" Sebenarnya apa yang telah terjadi, bagaimana ini semua terjadi hanya dalam hitungan hari"
"Sikap perusahaan kalian bagaimana, apakah tidak bisa mengajukan klarifikasi dan mencoba jalur hukum?" tanya Gong Jun bertubi-tubi
"Bos.. Minum dulu teh ini. Biar kau juga ikut tenang" ujar Xiao Yu
Mereka berdua, yakni Xiao Yu dan Su Su menjelaskan mengenai kasus yang menimpa Zhehan kali ini.
Setelah beberapa saat, Gong Jun pun menjawab
" Hmmm aku juga merasa kali ini bukan hanya karena persaingan antar aktor semata namun memang mereka menargetkan kami berdua"
"Baik... Kita lihat dulu perkembangan nya baru kita bisa ambil langkah selanjutnya" ujar Gong Jun sambil menghela nafas panjang.
"Eh Bos memangnya si Hanhan kenapa?" tanya Xiao Yu penasaran
"Dia mau putus denganku Ge" ujar Gong Jun tertunduk lesu.
"Hadeeew anak itu, terkadang kalau ngomong sama kentut sama-sama tidak ngenakin" ujar Su Su
"Ingat tidak Yu gimana kacaunya dia saat Bos Jun tidak datang di acara konsernya" ujar Su Su
"Ha..ha..ha.. Iya benar... Terus saat Kau tidak dapat dihubungi seharian. tingkahnya sudah seperti anak perawan kehilangan kutang" ujar Xiao Yu lagi
"Hei...hei... yang kalian sedang bicarakan itu isteriku ya" ujar Gong Jun menatap tajam ke arah mereka berdua.
"Maaf Bos kami kebiasaan" merasa ngeri melihat tatatap mata Gong Jun itu.
Walau demikian dalam hati Gong Jun berteriak kegirangan mendengar kalau Zhehan begitu mencintainya.
"Karena dia itu begitu imut tau!!' jawab Gong Jun tidak tahu malu.
'Phuiiih sama saja kalian berdua" jawab mereka berdua.
"Eh Bos memang dia kau sedang suruh apa? Sampai nurut ngak keluar kamar dan tenang begitu" tanya Su Su penasaran.
"Aku hanya minta dia menulis Essay perenungan" ujar Gong Jun.
"Ha...ha..ha...kau jadi mirip mama Shan bila menghukum Hanhan" ujar Xiao Yu.
"Ha...ha..ha.. Bahkan kau lebih mengerikan dari Mama Shan" jawab Su Su
"HEIII, KALIAN SEMUA MEMANG TIDAK PUNYA EMPATI AKU SEDANG SEDIH TAU!!" teriak Zhehan tiba-tiba muncul dari rumah demi melihat mereka sedang tertawa senang.
Semua lantas terdiam dan kembali memasang wajah prihatin.
"Ada apa tuan Zhang ?" tanya Gong Jun tanpa memanggil panggilan sayangnya demi menunjukkan dia masih marah
"Ehmm.. Aku sudah selesai menulis" ujar Zhehan perlahan
"Tapi waktunya belum sampai satu jam khan. Nanti aku periksa setelah tepat satu jam" jawab Gong Jun
"Kau masuklah dahulu aku sedang bicara dengan mereka" perintah Gong Jun lagi
"KALIAN SEMUA JAHAT PADAKU!! KALIAN SEMUA BRENGSEK!!"
BAM!!
Terdengar suara pintu di banting oleh Zhehan yang merasa kesal.
"Laogong... Aku lapar..." teriak Zhehan dari dalam
Mendengar suara Zhehan itu mereka hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Cih.. Katanya minta putus masih inget lapar juga dia" ujar Xiao Yu
"Kemarin kita sampai menyembah- nyembah minta dia supaya makan" ujar Su Su
"Hei....dia itu...." ujar Gong Jun kepada keduanya
"Iya..iya dia itu istrimu yang imut dan sexy lah" jawab mereka berdua.
"Iyaaa..aku datang" jawab Gong Jun setengah berlari menuju ke dalam rumah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.