BAB 52: Aku Merindukanmu

130 32 6
                                        

Hari-hari terus berlalu, Junjun semakin disibukkan  dengan jadwal pekerjaannya yang padat.

Sehingga  waktu untuk bersama dengan Zhehanpun semakin berkurang bahkan sekedar berbicara melalui telepon.

Setiap ada kesempatan, Junjun selalu melihat handphonenya untuk melihat apakah ada pesan atau panggilan masuk dari Zhehan.

Begitu juga dengan Zhehan setiap saat melihat handphonenya untuk melihat apakah Junjun telah membaca pesan darinya.

Namun hari ini hingga sampai pukul 8 malam Zhehan melihat tidak ada respon dari Junjun.

Radar merasa diabaikan mulai berkibar di hati Zhehan. Dia mulai uring-uringan tidak jelas.

Mondar mandir di dalam rumah, mengerutu tidak jelas pada seisi rumah.

Bahkan Xiao Yu, Zhang Su bahkan Jackson juga tidak luput dari omelan Zhehan hanya gegara membuka bungkus makanan dari dapur tanpa memberikan padanya.

"Heh!! Kalian pikir itu cemilan dibeli untuk kalian?" omel Zhehan sambil merampas bungkus cemilan yang semula di tangan Su Su, lalu dia makan sambil menonton TV.

"Phuiiih!! Ini apaan sih koq rasanya aneh gini?" tanya Zhehan pada Su Su.

"Nah kamu juga yang aneh, nga lihat-lihat dulu itu apa"

"Itu khan snacknya Luffy, lihat tuh si Luffy jadi ngences lagi" omel Su Su gantian.

Zhehanpun melihat bungkusan yang ada di tangannya.

"Kenapa ga bilang dari tadi!!"  jawab Zhehan sambil berlari ke kamar mandi untuk gosok gigi

"Ha...ha...ha.... Makanya jadi orang jangan gede ambek dulu" ujar Xiao Yu.

"Heleee pasti suaminya ngak bisa dihubungi" ujar Su Su.

"Bos, aku rasa suamimu tidak bisa dihubungi saat ini karena sibuk dalam pertemuan dengan para wanita-wanita cantik dan pria tampan" ujar Su Su sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah Xiao Yu.

"Su Su kenapa kau bilang begitu.. Khan aku sudah bilang jangan sampai dia tahu soal itu" Kerling Xiao Yu..

Bagaikan angin puyuh Zhehan dari kamar mandi dengan mulut masih mengigit sikat gigi bertanya.

"Apa yang kalian bicarakan? Pria atau wanita mana yang kalian maksudkan"  cecar Zhehan.

"Ha....ha... ha.... Lihat anak ini cemburunya sudah membabi ngepet" ejek Su Su

"Ha....ha...ha...." mereka bertiga mentertawakan tingkah Zhehan yang sedang digoda itu.

"Dasar jomblo tidak punya akhlak!!" jawab Zhehan sambil melempar sendal kamarnya ke arah Xiao Yu dan Su Su.

"Dan kau Jackson kenapa kau ada di sini, sana jaga di pos depan!!" omel Zhehan pada Jackson.

"Luffy gigit mereka!!" teriak Zhehan pada anjingnya yang juga tidak mengacuhkannya itu karena masih kesal makanannya yang dimakan Zhehan tadi.

"Dasar menyebalkan kalian semua"

Lalu Zhehan pun beranjak masuk ke dalam kamar tidur dengan membanting pintu kamar.

BAM

Ketiganya hanya tertawa saja mendengarnya.

Karena lelah menunggu telepon dari Junjun, Zhehanpun tertidur dengan bibir yang mengerucut.

"Hai Jun, apa kabar?"  ujar seorang wanita sambil menggelayut manja di lengan  Junjun.

"Hei... Kau semakin cantik saja" jawab Junjun sambil menjentikkan jarinya di dagu wanita centil itu.

"Aku dengar kau saat ini bersama dengan aktor lawan mainmu itu ya?" tanya wanita itu lagi

"Aaaah tidak juga, aku dengan dia hanya sebatas rekan kerja" jawab Junjun sambil meminum sampagne yang disodorkan oleh wanita itu ke bibir Gong Jun.

"Hei Bro... Waaah kau sedang bersenang-senang rupanya" ujar Xu Feng lawan main Junjun di dramanya terdahulu

"Heiii, kau semakin tampan saja Ge" ujar Junjun sambil memeluk erat Pria besar dengan tinggi  190 cm itu. Meninggalkan wanita tadi.

"Baby, kalau tahu kau akhirnya main sabun kenapa tidak dari dulu saja kau dengan diriku?" kerling Xu Feng pada Junjun yang bergelayut manja di lengan Xu Feng dan mencubit pinggang Xu Feng.

"Tidak ada kata terlambat khan" bisik Junjun

"Bagaimana dengan kekasihmu itu?" tanya Xu Feng

"Aaah mudah saja, toh dia sekarang tidak bisa kemana-mana, jadi tidak perlu khawatir" ujar Junjun sambil memainkan jemarinya di dada Xu Feng.

"Tapi kau tetap bot ku ya" ujar Xu Feng sambil mengelus pipi Fengyin.

"Tidak masalah, toh aku bisa jadi top dengan orang itu" jawab Junjun

"Junjun!! Kau kejam!" teriak Zhehan.

Namun mereka berdua hanya tertawa meninggalkan Zhehan sambil berpelukan.

"JUNJUN KAU BRENGSEK!!" Teriak Zhehan dengan kuat

Kiss Me TonightCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang