❗TANDAI TYPO❗
•
•
•
بسم الله الرحمن الرحيم
🌧
"Kalian tau Aira?" tanya Shaka sembari mengambil satu kaleng minuman bersoda yang tutupnya sudah dibuka, lalu meneguknya.
Angkasa menatap Shaka dengan alis yang mengernyit. "Aira? Kayak pernah denger namanya," sahutnya.
"Dia murid SMA Galandra yang kemarin meninggal bukan sih?" serobot Sabrina.
"Yup! Dia cewek inceran abang gue," ucapnya.
Ellard langsung menaruh ponselnya, lalu mulai menyimak pembicaraan ini. "Maksud lo bang Arka?"
"Iya, bahkan bang Arka belum confess, dia udah harus pergi duluan," paparnya.
Nia yang sedari tadi ikut menyimak pun mulai angkat bicara. "Abang lo jadi sadboy, ya, Ka?"
"Bangsat!" umpat Shaka tak tertahankan.
Mereka pun lantas terkekeh sampai Edward pun bertanya. "Dia meninggal karena kecelakaan bukan sih?"
"Iya, dia ketabrak truk yang remnya blong," balas Shaka.
"Gue mikir kalo truknya itu di sabotase, jadi remnya blong," ujar Angkasa mengeluarkan isi pikirannya.
Shaka langsung terdiam. Bagaimana bisa orang baik seperti Aira diperlakukan seperti itu. "Aira orang baik, kayak nggak mungkin aja kalo begitu."
"Shaka! Nggak semua orang yang terlibat baik di depan kita itu beneran baik, bisa aja dia jahat di belakang kita. Jangan gampang percaya sama orang, Shaka," tegas Nia.
Shaka itu mudah akrab, bahkan dia sangat baik -sekalipun dengan orang baru-, dan Nia tidak mau kebaikan Shaka dimanfaatkan oleh orang baru. Makanya Nia menyuruh Shaka untuk lebih berhati-hati.
"Lagian nih, ya, Ka. Lo ngapain sih baik banget ke orang, kalo baik sewajarnya aja, jangan terlalu baik," imbuh Nia.
Shaka tersenyum tipis. "Gue baik biar mereka nggak bisa jahat sama gue."
"Inget lagi, nggak semua orang baik, Shaka."
"Iya, Nia. Lo kenapa, sih?" Shaka menatap Nia dengan serius, teman-temannya hanya memperhatikan keduanya.
Nia menggeleng pelan. "Nggak pa-pa, gue cuman nggak mau lo dibodohi, makanya gue bilang gitu."
"Nia, bersikap baik kepada orang lain adalah cara untuk menjadi baik pada diri sendiri. Jadi, jangan ragu buat berbuat baik," kata Shaka.
"Udah, deh. Kok malah ribut, sih," ujar Angkasa menengahi perdebatan ini.
Setelahnya mereka semua pun terdiam. Sibuk dengan pikirannya masing-masing, hingga tiba-tiba Fauzan datang menghampiri mereka dengan rusuh.
"Kenapa, Zan?" tanya Angkasa, lalu dia berdiri.
"Itu, di depan ada orang yang waktu itu," katanya.
"Orang yang mana, Zan?"
"Orang yang pake jubah warna hitam, mereka ke sini lagi, Bang."
Sontak semuanya pun berdiri.
"Dia di mana?"
"Dia di depan, anggota yang di depan juga langsung lawan mereka," sahutnya.
Tanpa kata lagi, mereka pun ke depan, menghampiri beberapa anggota geng Arghaza yang sudah melawan orang-orang berjubah hitam itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Arka, Arsha, dan Arshaka [END]
Ficção Adolescente#Arsenio S2 ❗Sequel GALANG: Perfect Husband❗ *** Ini tentang kedua anak kembar yang sifatnya cuek. Namanya Arka dan Arsha. Shaka selalu membuat orang kesal karena tingkah lakunya. Bisa dibilang, hobi Shaka itu mengganggu orang lain. Sebenarnya mudah...
![Arka, Arsha, dan Arshaka [END]](https://img.wattpad.com/cover/272293114-64-k105750.jpg)