_17_ Pamit dan salim dulu

115 25 46
                                        

Haee ketemu lagi, gimana sama part kemaren? Kira2 si Kiming alias Mingyu alias Mikha bakal ikut andil mengambil bbrp alur gak ya disini? Hehe. Belum tau ya liat nanti aja deh🤡

Pasti beberapa dari kalian belum temenan sm aku kan di IG? yg belum, yuk follow ig ku; bujeon__ kemaren aku ada ngepost trailer sederhana buat cerita ini, mohon maklum krn amatiran bgt, gk kaya kakak-kakak yg udah pro bikin trailer.

Menjelang bulan suci ramadhan, aku mohon maaf atas semua kesalahan baik itu perbuatan atau perkataan kepada kalian🙏🏻 semoga di ramadhan kali ini kita lebih semangat untuk beribadah, dn semua ibadah kita di terima oleh Allah swt, Aamiinn🙏🏻💕

Selamat membaca semoga enjoy dear💕

Kurang lebih sudah 4 minggu berusaha melatih kemampuannya--eh tapi potong satu minggu khusus merayu si mentor biar mau membagi ilmunya--akhirnya datang juga hari Sabtu yang di tunggu-tunggu Shaneen

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kurang lebih sudah 4 minggu berusaha melatih kemampuannya--eh tapi potong satu minggu khusus merayu si mentor biar mau membagi ilmunya--akhirnya datang juga hari Sabtu yang di tunggu-tunggu Shaneen.

Iya, hari ini Shaneen akan menunjukkan bakatnya. Ia akan membuktikan kepada mereka terkhusus orang tuanya sendiri bahwa ia bisa berdiri dengan cita-citanya yang selama ini sering mereka tentang dan remehkan.

Shaneen akan mematahkan omongan mereka bahwa ia bisa sukses tanpa mereka yang mengatur. Dan yang utama, Shaneen akan melawan rasa takutnya sendiri yang selama ini tidak bisa percaya pada kemampuan yang dia punya serta keraguan yang sering terpendam dalam hati.

Ketakutan dan harapan yang sama-sama besar itu beridiri tegak saling berdampingan. Jika dibilang takut, jujur, Shaneen masih takut, dia takut gagal dan akhirnya di patahkan oleh ekspetesinya sendiri. Namun takut itu juga sebanding dengan besarnya harapan Shaneen yang jika hari ini ia berhasil, maka Shaneen akan bebas. Bagai burung yang keluar dari sangkar.

Tidak ada lagi orang yang menuntut ini-itu-anu darinya. Yang diam-diam selalu menekan batin dan mental Shaneen.

Shaneen menutup liptint yang beberapa waktu lalu baru ia beli di olshop online seusai mempoleskan dengan gaya ombre di ranumnya.

Shaneen menegapkan punggungnya lalu menarik nafas perlahan hingga sampai udara itu menyebar dengan baik di paru-parunya, dan itu sedikit membantu menetralkan kegugupannya yang sudah maha.

Shaneen menatap pantulan dirinya di cermin samping jendela. Seulas senyum ia terbitkan dengan pelan seiring angin dari jendela yang terbuka yang membelai lembut wajah babyfacenya yang di hias make up tipis ini.

Jujurly, jika di liat dari wajahnya kalian pasti akan percaya kalo umurnya masih 15 tahun, tapi nyatanya ia sudah di penghujung belas-belasan.

Sebentar lagi ia berkepala dua dan berubah jadi siluman ular kobra. Tidak tidak, bercanda, tidak boleh buka kartu disini.

Tapi tidak berguyon jika tentang umur dan wajahnya yang tidak balance. Entah memang dia punya muka yang babyface, atau pembawaannya yang selalu ceria seperti anak kecil yang belum mengenal beban hidup dan beban keluarga, membuat mereka sering tertipu dengan wajah Shaneen yang awet muda.

CrushineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang