FIKSI BTS LOKAL | Jayendra Kahfi | Shaneen Amalthea.
•••
"Lo harus bersinar dengan cara lo sendiri, bukan dengan cara yang mereka mau."
•••
Shaneen ada kok cita-cita. Tapi dia masih abu-abu dan belum yakin dengan cita-citanya sendiri, selama ini ia...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lu beneran gak pengen berjuang sekali lagi buat ngejar mimpi lu?"
Ada kiranya 15 detik Shaneen mematung di tempatnya berdiri dengan tatapan yang lurus lagi kosong ke arah aspal.
"Tolong, tolong.." lirih Shaneen.
Dadanya mulai bergemuruh. Sekuat tenaga ia menahan isak tangis agar tak meluruh, pula menguatkan hatinya agar tidak runtuh, ia pun menyambung tanpa menatap Jean, "tolong jangan sebut kata berjuang di depan gue. Gue capek, banget. Segampang itu lo mau gue berjuang seolah selama ini gue gak pernah berjuang.." Shaneen berhasil menahan dirinya agar tidak terisak, tapi suaranya menjadi parau dan gemetar.
"..Gue udah selalu berjuang, sekuat yang gue bisa tapi gue capek sama realita setelahnya, yang mau gak mau harus gue terima."
Shaneen menarik nafas yang sudah tersendat-sendat itu dengan susah payah. "Please.. Untuk kali ini, gue mau ngerasain dulu gimana rasanya gak perlu susah payah berjuang, gue mau ngejalanin hidup dengan santai, ngalir, kaya ikan di air."
Jean menggeleng pelan, ia berdiri di belakang Shaneen dan tetap menatap lekat gadis itu meski tidak di berikan balasan. "Cuma ikan yang mati yang ngikutin arus sungai," bantahnya.
Shaneen meneguk salivanya.
"Ikan yang hidup bakal terus menerjang arus itu sampai dia mencapai tempat tujuannya," lanjut Jean.
Shaneen tak mempunyai aksara lagi yang ia kumpulkan agar bisa di lontarkan, hanya menggeming dan perlahan menyeret langkahya meninggalkan Jean tanpa membalikkan badannya lagi.