47. Bersatu
"HAPPY BIRTHDAY, ALA ....,"
"HAPPY BIRTHDAY, ALA ....,"
"ABANG?!!" Hampir Tidak Percaya, Mulut Aila Menganga Lebar.
"Iya Ini Abang"
Aila Loncat-loncat Kegirangan, Tubuhnya Berhambur Masuk Kedalam Pelukan Ashraff. Ia Sangat Merindukan Abangnya Yang Satu ini.
Aldi Yang Melihatnya Pun Terkekeh Gemas. "Lilinnya Enggak Mau ditiup Dulu Nih, La?"
Masih Setia Memeluk Ashraff, Aila menggeleng Cepat. "Nanti. Kue itu Belakangan Aja! Sekarang Yang Lebih Penting Ala Bisa Peluk Abang, Ala Kangen Banget Soalnya!"
Ashraff Mengacak Gemas Rambut Adiknya itu. Tangannya Menangkupkan Kedua Pipi Aila, Dicium Seluruh Wajah Aila Dengan Penuh Sayang.
Cup
Cup
Cup
"Utututu, Kesayangannya Abang ....,"
Wajah Aila Memerah Malu, Entahlah Melihat Sikap Ashraff seperti Ini Membuat Perasaannya Menjadi Tidak Karuan.
"Ekhem, Ala Masih Inget Kan Punya Abang Satu Lagi Yang Sangat Tampan Dan Manis?" Sindir Aldi.
Ashraff Dan Aila Tertawa, Ashraff Lalu Mengambil Kue Ulang Tahun ditangan Aldi Membuat Aila kemudian Mendekat dan langsung memeluk Aldi Dengan Erat.
"Kata Siapa Ala Lupa?" Tanya Aila.
"Kirain," Aldi Mencium Rambut Adiknya itu. "Aroma Shamponya Masih Sama, hm"
"Jangan Diciumi Terus Rambutnya!"
"Abang Suka, Gimana Dong?"
Aila tersenyum. "Ala Mau Tiup Lilinnya!" Pinta Cewek itu.
Ashraff dan Aldi mengiyakan. "Good, sekarang Make a wish."
Aila Mengepalkan Kedua Tangannya, Memejamkan Matanya Dan Mulai Berdoa.
"Semogaaaa, Ala Sama Semua Abang-abangnya Ala Selalu Bersama, Akur Terus, Enggak Akan Pisah Pisah Lagi."
Berkali-kali Kalimat Aamiin Dibatinkan Oleh Ashraff Dan Aldi.
"Dan Semogaaaa, Semua Abangnya Ala Bahagia ....,"
".... Aamiin" Lanjut Aila tersenyum. Cewek Itu Akhirnya Memilih Segera Meniup Lilin Ulang Tahunnya.
Pyuhhh
Ashraff Dan Aldi Ikut Tersenyum Saat Tanpa Aba-aba Aila Memeluk Keduanya. "Ala Bahagia Terus, Ya?"
"Iyadongg, Selagi Ada Abang Ala Bahagia!"
DUARR
Tubuh Ashraff Dan Aldi Seketika Melemah Membuat Keduanya Terjatuh Di Tanah. Bunyi Peluru Yang Menembak Kedua Abangnya Aila Itu Langsung Membuat Aila Menangis Meraung-raung.
"ABANG!"
"ABANG!"
"ABANG- HUFT HUFT,"
KAMU SEDANG MEMBACA
ASHALA; A3 [END]
Novela JuvenilBagaimana Rasanya Memiliki Abang Seorang Psikopat dan Seorang Ketua Gangster? Setiap harinya Bahkan Aila Harus Siap Sedia Mengobati dan membersihkan Luka Luka Ditubuh Abangnya Akibat Berkelahi. Tetapi, Kehadiran Aila itu Justru Membuat Ashraff dan A...
![ASHALA; A3 [END]](https://img.wattpad.com/cover/286933182-64-k681604.jpg)