Chapter 39

197 41 0
                                        

"Om ini syapa cih..
Kok tau bahasya Vayyel?"
Tanya bocah yang kira-kira berumuran 3 tahun.

"Eh..seharusnya gue yang nanyain lo gitu cil. Jadi lo itu juga Transmigration kek gue gitu?"
Juki tidak habis pikir. Ternyata dugaan nya benar sekali. Ada kemungkinan ada orang selain dia dan Clara yang juga ikut transmigrasi ke novel ini.

'Tapi...kok bentukannya bocil sih? Mana ni bocah nyebelin banget.
Jadi nyesel bawa dia ke taman rahasia gue.'
Gumam Juki dalam hati.

"Nggak usyahh pake bahasya englishh. Jijik tau om.."
Bocah itu memasang wajah orang yang benar benar ingin muntah.

Sekali lagi Juki ingin sekali membuang bocah satu ini ke kandang buaya. Mulutnya yang lemes, dan tingkahnya yang tidak mau kalah itu membuat Juki teringat dengan sahabatnya.

"Terserah lo ya cil, males gue ladenin lo. Btw Usia lo berapa tahun sebenarnya?"
Juki super duper penasaran dengan asal-usul bocah satu ini.

"Usyia guwe 19 taun. "

"Apa!! What! Mwoya! Astaga! Kamcagiya..."

"Jadi usia lo bahkan sama dengan gue wahh.. Beruntung sekali lo jadi bocil cil."
Keluh Juki. Beruntung sekali orang ini menjadi bocil yang bahkan hanya figuran yang tidak disebutkan namanya di novel.

"Usyia om 19 Taun uga? Wa.. Guwe nggak nyangka. Kilain udah 30an atau.. 40an..
Atau... 50an..."

"Stop Njrrr ..gue nggak tua-tua amat cil. Tampang gue juga ganteng. Mata lo katarak ya cil."

"Jangan panggil gue cil Ato bocil nama guwe vayell.."
Tegas bocil tersebut kepada Juki.

"Vayell?"

"Ukan tapi vayell"

"Vayel?"
Apa yang salah namanya vayell kan.

"Syusyah kali guwe nggak bisa ngomong r soalnya bang."

"Eh tu lo ngomong r. Sae lu bocil."

"Jadi nama lo Varell. Bagus juga nama lo,Itu nama asli lo di dunia novel kan"
Tanya  Juki penasaran.

"Iya. Kalo nama guwe Di dunia dulu Bambang."
Ucap bocil itu dengan wajah polosnya.

'Bambang? Apakah dia adalah sahabatnya di dunia asli.'
Juki benar-benar dibuat terkejut.

"Lo.. Lo... Apakah lo bambang sahabatnya Juki?"

Bocil itu mengangguk lalu ia juga menampilkan raut terkejut.
Seperti bertanya-tanya dari mana ia tahu.

"Lho..Kok.. Kok.. Kok abang ini tahu ya dengan sohib guwe yang dah koit itu."
Tanya bocil itu

"Huwaa.. Bambang!! Lu nggk kenal gue..gue ni Juki.. Juki Aryo Wiguna Sohib lu."

Juki memeluk erat Bambang karena ia sangat merindukan sahabatnya satu ini. Bahkan ia pernah mimpi ia mengadakan konser bersama Bambang di kelas. Karena terlalu rindu dengan suasana kelas.

"Le-lepaskan guwe...syakit nggak bisa napass.."
Juki memeluk nya sangat erat sehingga dia benar-benar merasa kekurangan oksigen..

"Lo..Juki si ogeb itu?"
Tanya bocah yang mengaku namanya Bambang.

Juki mengangguk

"Huwaa... Juki.. Lo jahat banget tinggalin guwe sewaktu di duniya asli. Lo pokok nya halus guwe jitak pala lo syekalang juga."

Bambang menangis sambil memeluk Juki. Jujur dia sangat merindukan sahabatnya ini sehari-hari, dia tidak bisa makan dengan benar karena memikirkan sahabat nya yang begitu cepat meninggalkannya.
Dan sekarang saat dia berada di dunia entah berantah ini Juki berada di depannya.

Juki and His New Life (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang