"Bunda cuma ngelakuin ini demi kebahagiaan bunda sendiri"
"Kamu bilang apa? Bunda ngelakuin ini demi kebahagiaan bunda sendiri? Apa bunda seperti itu di hati kamu?"
"Mungkin"
"BUNDA NGELAKUIN INI DEMI KAMU!! DEMI MASA DEPAN KAMU! BUNDA GAMAU ANAK...
Operasi berjalan dengan lancar. Kini Ayya sudah dipindahkan ke ruang rawat inap. Rendra? Ia sudah menyerahkan diri ke kantor polisi ditemani oleh Iqbaal dan Ayres.
Tania duduk di kursi samping brankar sembari mengusap lembut rambut Ayya. Sedangkan Jeffery merangkul istrinya untuk memberikan ketenangan. (Namakamu) hanya menatap sang kakak dari sofa yang ada di ruangan itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
'Kak, bangun. Sebentar lagi impian kakak bakal terwujud'
"(Namakamu)"
"Iya bunda?"
"Kamu pulang aja. Bentar lagi kamu ada bimbel sama Novi"
"Tapi bun--
"Tania, biarin (Namakamu) disini nemenin kakaknya. Urusan Novi biar aku yang bicara untuk tunda--
"Mas, ngapain sih ditunda? Ada kita yang jagain Ayya disini. Tugas (Namakamu) saat ini adalah belajar"
"Tap--
Tak ingin membuat kedua orang tuanya bertengkar, (Namakamu) kemudian berdiri dan menggendong tas miliknya yang tadi dibawa oleh Eta dan Edric.
"Yaudah kalau gitu aku pulang dulu"
(Namakamu) tersenyum kearah orang tuanya dan berjalan keluar ruangan. Jeffery segera mengejar anak gadis nya itu.
"(Namakamu)"
(Namakamu) membalikkan badan dan menatap sang ayah.
"Kenapa yah?"
"Kamu disini aja. Biar ayah yang bilang sama Novi kal--
"Ayah, udah gapapa. Aku pulang aja dan bimbel sama Kak Novi. Ayah masuk aja"
"Tap--
"Ayolah yah, ini bukan waktu nya berantem sama bunda"
"Hufftt,, yaudah ayah anter ya"
"Gausah, aku naik ta--
"Biar saya yang anter om"
(Namakamu) dan Jeffery menoleh ke belakang dan mendapati dua pria yang tak lain adalah Iqbaal dan Ayres mengucapkan kalimat itu bersamaan.
"Tuhkan, ayah liat sendiri ada Ayres yang anterin aku"
Ayahnya yang tau jika Iqbaal dan Ayres sama-sama menyukai Ara pun terdiam. Ia merasa takut jika apa yang terjadi pada Ayya juga akan berakibat pada (Namakamu).
"Yaudah kamu hati-hati ya"
(Namakamu) menganggukkan kepala untuk membalas Jeffery. Kemudian Jeffery menatap Ayres dan mendekatinya.
"Om titip (Namakamu). Antar dia sampai ke rumah dengan selamat"
"Siap om"
Jeffery langsung masuk ke dalam tanpa menoleh kearah Iqbaal. Entah mengapa Iqbaal merasa jika orang tua Ayya marah kepadanya.