Appartment

2.5K 213 38
                                        

Appartment
[ apartement ]

____________________ 


YEY! DOUBLE UPDATE!
jarang jarang aku double up. Semoga kalian sukaaa

Karina melepaskan wedgesnya saat memasuki unit apartement Jaemin. Sedangkan si pemilik unit sudah berlalu lebih dulu dengan belanjaan supermarket. Malam sabtu kali ini, dua orang itu berencana menghabiskan malam sambil menikmati masakan Jaemin lagi, mumpung Leon dan Gabby lagi diajak main Irene dan Suhoerdja ke rumah di Bandung. Mata Karina secara otomatis mengelilingi apartement berukuran sedang itu, apartement dengan satu kamar dengan ruang tengah yang juga merangkap menjadi dapur dan ruang makan. Karina bingung dengan Jaemin, he had a lot of money, but he chose to live in a studio apartement like this.

"kenapa? Kaget ya?" tanya Jaemin yang mulai menggulung lengan kemejanya hingga siku lalu mulai sibuk mengeluarkan bahan bahan memasak dari tas belanjaan. Karina mengangguk sembari duduk di kursi meja makan sambil memerhatikan gerak gerik Jaemin.

"kenapa milih unit kecil? Unit lo sama Hina kemana?"

Jaemin tersenyum kecil "udah gue jual"

"have you to her?"

"how can I tell her, Karina? If I just sell it when she's gone"

Aduh, kenapa jadi kayak salah ngomong gini batin Karina sedikit merutuki dirinya yang tak tau kondisi.

Seakan tau rasa bersalah Karina, Jaemin mendongak dan tersenyum pada wanita tersebut. "its okay, udah mau tiga tahun dia pergi. Gapapa, santai aja Karina"

"but, Jaem I----"

"anyway, tadi gue udah periksa hidungnya kakak" potong Jaemin kembali sibuk membersihkan daging di sink dapur.

"loh? Kapan? Kok gue gak lihat?" Karina terperanjat kaget.

"tadi pas jam istirahat gue ke sekolahnya, mumpung gue lagi break juga kan. Terus izin sama wali kelasnya" jelas Jaemin kini mulai sibuk memotong bahan bahan tumisan dengan handal.

"emang bisa masuk?"

"Miss Tuti kan kenal gue rin, anaknya Miss Tuti juga langganan di aku kalau check up"

Karina ber-oh ria. Dia lupa kalau Jaemin pernah menjemput Leon di sekolah dan dia juga lupa soal Jaemin yang masuk daftar 10 dokter anak terbaik di Jakarta. Jadi jangan kaget kalau banyak yang mengenal Jaemin. "gue lupa kalau lo dokter muda idaman dan terkenal"

"ah, percuma idaman dan terkenal kalau lo gak ngelihat ke gue" ucap Jaemin.

Karina terkekeh, dia kaget Jaemin kenapa bisa sefrontal itu sekarang? padahal saat SMA dulu dia adalah tipe yang memilih untuk diam diam suka pada seseorang dan membicarakan crush nya dibelakang orang tersebut. Benar benar tipe secret admirer seperti di fiksi fiksi romansa remaja. "I'll try"

Mendengar jawaban Karina, kini Jaemin lah yang terkekeh. Dia mengangguk lalu menjawab pelan "yeah, we'll try"

"tapi Jaem, what will Hina say if she finds out that her best friend is dating her husband?" tanya Karina menompa dagunya dengan satu tangan.

Jaemin menghela nafas panjangnya, dia berbalik dan menatap mata Karina. "kenapa malah khawatirin itu?"

"you know, gue ama Hina kan sahabatan lama Jaem. It was a girl's code" jelas Karina.

Pria yang menggunakan celemek bunga bunga----hihihi lucu----itu mengangguk paham, "Rin, in case you forget, she;s been gone for 3 years" lalu Jaemin kembali berbalik menyibukkan diri dengan masakannya.

faded and brokenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang