Kosong.
Itu yang dirasakannya sejak malam di mana ia mengambil keputusan besar untuk hubungannya. Hubungan mereka. Sejak malam itu, ia tidak pernah menangis lagi, tidak pernah tertawa juga. Hanya perasaan hampa yang bersarang dalam dadanya.
Sebuah pesan masuk di ponselnya. Pesan dari orang yang sangat ia rindukan. Mungkin, ini memang pesan terakhir yang ia terima dari orang itu. Setelah membaca pesan itu, tubuhnya bergetar hebat disertai suara isakan dan air mata yang tumpah. Perasaan sedih yang ia pendam dan tak mau diakuinya selama ini tidak terbendung lagi.
Ia yakin telah mengambil keputusan yang terbaik untuk mereka berdua. Namun, mengapa di dalam hati kecilnya tetap ada yang berbisik, "Apakah ini langkah yang benar?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Satu Dekade [END]
General FictionSetiap pertemuan, akan ada perpisahan. Setiap perpisahan pun ada peluang untuk bertemu kembali. Lantas, bagaimana dengan cerita antara Sean dan Caca? Haruskah mereka menunggu pertemuan berikutnya untuk melanjutkan kisah yang telah ada, atau memulai...
![Kisah Satu Dekade [END]](https://img.wattpad.com/cover/310186229-64-k550441.jpg)