chapter 37

12.8K 928 126
                                        

*

*

*

Keesokan harinya dipagi hari disaat Kana masih tertidur dengan nyenyak, dengan sangat lembut Mew membelai pipi istrinya lalu menghujaminya dengan ciuman.

Keesokan harinya dipagi hari disaat Kana masih tertidur dengan nyenyak, dengan sangat lembut Mew membelai pipi istrinya lalu menghujaminya dengan ciuman

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Bangun yuk sayangnya Mas, Mas mau ajak kamu jalan-jalan."

"Ini jam berapa Mas? masih pagi banget." balas Kana yang justru mengeratkan pelukannya dan menyembunyikan wajahnya didada suaminya.

Dengan sangat lembut Mew mengusap pipi istrinya lalu menariknya sedikit keatas hingga wajah Kana mendongak menatapnya.

Muachh!!

Kecupan pagi yang hangat Mew tempelkan dibibir tebal istrinya. Ia hirup dalam aroma wajah istrinya yang sangat manis dan menggemaskan.

 Ia hirup dalam aroma wajah istrinya yang sangat manis dan menggemaskan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Mas aku bau." Kana yang malu pun langsung menurunkan tubuhnya menyembunyikan wajahnya diketiak suaminya.

Mew tersenyum, bahkan ia sedikit tertawa karena tingkah manis istrinya.

"Bangun yuk sayang kita mandi, ini sudah siang loh, Mas mau ajak kamu jalan,"

"Emh.. Emangnya Mas nggak kerja ya?" tanya Kana yang masih bersembunyi diketiak suaminya.

"Ndak sayang, Mas sudah ambil cuti tiga hari." jawab Mew yang membuat Kana terkejut hingga ia menegakkan posisinya.

"Mas cuti mulu ih, kerjaan kan lagi banyak, nanti kalau ketauan sama Mamah Papah diomelin loh, nanti takutnya aku yang disangka nyuruh Mas cuti!"

"Ndak sayang, kerjaan Mas kan sudah diselesaikan semua kemarin, lagi pula itu kan kantor milik Mas, jadi Mamah sama Papah ya ndak akan marah toh."

Kana mengangguk, benar juga apa yang dikatakan oleh suaminya. Setaunya perusahaan itu adalah perusahaan pribadi milik suaminya. Jadi, ya semua adalah terserah suaminya.

"Mas tapi aku belum siapin apa-apa buat kita jalan nanti." keluh Kana sambil menatap suaminya.

"Semuanya sudah Mas siapkan, tuh!" Mew menunjuk satu koper besar yang berisikan pakaian dan juga perlengkapan untuk dirinya dan istrinya.

BIG BOSS (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang