Z

4 0 0
                                    


Senin 27 Januari, hari ini Ghina datang cukup terlambat, terlihat di teras depan kantor sudah ada beberapa orang yang sedang mengisi formulir kertas pembuatan kartu ATM.

"Assalamu'alaikum," sapa Ghina pelan.

"Wa'alaikumsalam, sini Ghin, kita lagi ngisi formulir, kamu belum punya kartu ATM kan?" tanya pak Rifqi.

"Eh, iya pak belum," balas Ghina bingung.

"Nah ini neng, kamu sama Algi isi ya semua kolom yang ada di formulir ini, nanti tanda tangan disini sama disini!" ucap Pak Danang mengarahkan.

"Oh, ok siap pak."

"KTP nya dibawa gak? Soalnya untuk kolom ini samakan aja dengan KTP." timpal Pak Rifqi.

"Oh, untung dibawa pak, Algi selalu simpan di dompet," balas Algi.

"Ok siap, makasih ya pak," balas Ghina, lalu mereka mulai mengisi kertas formulir tersebut. 

"Nanti jadinya sekitaran 3 hari, terus pencairannya itu diperkirakan seminggu kemudian," ucap pak Rifqi menjelaskan.

"Sabar Al, semingguan lagi ... " tukas pak Danang membercandai Algi.

"Siap pak, Algi mah selalu setia menunggu, hehe... " balas Algi sok setia.

"Haha ... Honor pertama Al, mau dipake buat apa nih? tanya pak Rifqi penasaran.

"Rencana sih, mau ... Benerin motor, terus sisanya paling dikasih ke orang tua," jawab Algi.

"Motor legendnya sudah rapuh ya Al, haha..." tukas Pak Danang.

"Haha ... iya bener banget pak," jawab algi sedikit terkekeh.

"Wah, bagus banget tuh Al ngasih ortu, sedikit lebihnya kita harus menyisihkan buat mereka," timpal pak Rifqi.

"kalo Ghina kira-kira buat apa nih?" tanya Pak Rifqi kembali.

"Mm ... kurang tahu pak, yang jelas si buat bekel sama ongkos, hehe..." jawab Ghina nyengir.

"Ah, paling cewe mah buat shopping Pak, haha..." ledek Algi.

"Sok tahu kamu Al!" balas Ghina sedikit sebal.

"udah belum Al, Ghin? Kalo sudah beres semua mau saya input, terus dilaporkan sama ketua" ucap Pak Danang seraya mengambil selembaran kertas Formulir tersebut.

Usai tiga hari pembuatan kartu ATM, kini pak Farhan mengabarkan bahwa kartu ATM semua anggota Panwas sudah jadi dan bisa diambil di meja kerja pak Farhan, kemudian mereka mengambil tumpukan amplop putih tersebut yang bertuliskan nama mereka masing-masing yang berisi sebuah buku kecil dan kartu ATM.

Seminggu kemudian setelah pembagian kartu ATM, Pak Zafran menginformasikan melalui pemberitahun M-Banking bahwa honor pertama anggota Panwaslu sudah ditransfer oleh pusat, dan bisa diambil hari ini.

ALIANSITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang