60. Meeting the Tiny Anarchy

8.4K 333 8
                                        

⋆༺𓆩☠︎︎𓆪༻⋆

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

𓆩☠︎︎𓆪

"Anya, kau mau bertemu dengan Grandpa Allen, 'kan? Kau boleh ikut dengan Papa malam ini."

Olivia berucap membuat Ethan dan Oliver terkejut bukan main. Perempuan itu berubah pikiran setelah mengetahui Anya dan Allen sudah saling mengenal.

"Yeay!" Anya bersorak sambil menghampiri ibunya. "Terima kasih, Mama."

"Apa kau yakin?" tanya Ethan dengan suara pelan yang dibalas Olivia dengan anggukan singkat.

"Mama akan ikut juga, 'kan?" tanya Anya dengan wajah penuh harap membuat Olivia murung. Masalahnya, ia masih belum berani menapaki kota yang penuh trauma.

"Mama tidak—"

"Anya, Papa dan Mama harus membenahi pakaian sekarang. Kau tunggu di sini bersama para Uncle." Ethan memotong ucapan lalu segera menarik tangan Olivia untuk dibawanya menuju kamar. Bukan untuk membenahi pakaian, tapi untuk berbicara empat mata.

"Kenapa kau tiba-tiba mengizinkan aku membawa Anya?" tanya Ethan sambil menutup pintu dan tak lupa menguncinya.

"Kau sendiri tiba-tiba tak mau membawanya, padahal sedari kemarin terus membujukku."

"Aku berubah pikiran setelah mendengar situasi yang kacau di mansion. Aku harus menghadapi ayahku terlebih dahulu, jadi tak bisa selalu di sisi Anya."

Olivia terdiam karena bingung dan tidak memiliki solusi.

"Mau bagaimana sekarang? Aku hanya punya satu solusi. Kau ikut dengan kami ke Milan, tapi jangan pernah bertemu siapa pun jika kau masih takut."

Olivia memang lagi-lagi tak menjawab, namun gerakannya yang sedang mengambil pakaian miliknya dan Anya adalah jawaban bahwa ia akan ikut Ethan pergi ke Milan.

"Sayang, kau yakin?" tanya Ethan dengan perasaan khawatir sambil mencekal lengan Olivia.

"Mau bagaimana lagi? Aku juga sudah mengizinkan Anya untuk pergi. Ia pasti akan merengek terus sampai minggu depan."

"Maaf, ya. Salahku juga tidak mengkomunikasikan ini denganmu," ucap Ethan sambil merangkul dan mengusap bahu Olivia. "Aku janji, aku akan menjagamu di sana. Aku juga tak akan membawamu menemui keluargaku jika kau belum siap. Tenang saja."

"Aku harap kau tak akan mengecewakanku lagi, Ethan."

Itu adalah makna tersirat bahwa Olivia mulai mengandalkan Ethan.

ScandalCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang