[LOEN #2 | Ethan & Olivia]
Bermula dari bermusuhan menjadi selingkuhan. Begitulah hubungan yang terjalin antara Ethan Jasper Loen dengan Olivia Calista Loris. Lalu apakah mereka akan terus mempertahankan hubungan yang tidak jelas itu? Bagaimana cara...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
⋆༺𓆩☠︎︎𓆪༻⋆
Ethan memberikan senyuman lebar kepada Olivia kemudian mengacungkan jari kelingking dan berkata, "Kita berbaikan, 'kan?"
Olivia merasa lucu karena mereka berdua terlihat seperti sepasang remaja yang sempat bertengkar kemudian berbaikan.
"Iya," jawabnya singkat tanpa membalas tautan jari kelingking yang konyol. Hal itu membuat Ethan menggoyangkan jari kelingking tepat di depan wajahnya kode meminta bertautan jari.
Ia pun terpaksa menerima tautan jari kelingking Ethan—dan baru terlepas ketika Ethan sendiri yang mengakhiri karena ingin mencuci piring.
"Karena kau sudah memasak, maka aku yang akan mencuci piring." Ethan segera mengambil beberapa piring di meja makan untuk dibawa ke wastafel. Gerakannya sedikit terburu-buru karena salah tingkah dan menahan diri untuk tidak mencium perempuan pujaannya.
"Apakah ini kancing bajumu?"
Fokusnya teralihkan ketika mendengar suara lembut Olivia. Perempuan itu datang dari arah ruang tengah sambil membawa dua kancing kemeja. Refleks, ia melirik kemejanya sendiri dan tak menemukan dua kancing di sana.
"Iya, itu milikku."
"Mau aku betulkan?"
"Tidak—" Ia menahan kalimatnya karena memikirkan sesuatu. Biasanya ia akan membuang baju yang sudah rusak seperti kemejanya saat ini. Namun, sekarang ia tak ingin melakukannya karena bisa dijadikan bahan interaksi dengan Olivia.
"Apakah itu tidak merepotkanmu?"
"Biasa saja. Itu pun jika kau mau—"
"Mau!" jawabnya dengan antusias. "Tapi aku akan mencuci piring dulu."
"Baiklah." Olivia pun kembali masuk ke dalam ruang tengah, dan Ethan baru bisa menyusulnya ketika kegiatan mencuci piring sudah selesai.
Suasana cukup canggung menyelimuti dua insan yang tengah duduk di sofa sambil menonton acara televisi yang tidak mereka nikmati.
"Apakah kau mau menjahit kancingnya sekarang?" tanya Ethan basa-basi yang dijawab Olivia dengan anggukan kepala.
Pikir perempuan itu, dari pada menahan rasa canggung, lebih baik menyibukkan diri dengan menjahit.
Tiba-tiba ... Olivia menegang melihat Ethan mulai membuka kancing kemeja. Ketegangannya baru tersembuhkan setelah melihat Ethan ternyata memakai kaus polos putih yang ketat di balik kemeja. Bukan karena apa, ia hanya merasa tidak nyaman duduk berdekatan dengan lelaki setengah telanjang.