45. Critical

9.8K 314 11
                                        

⋆༺𓆩☠︎︎𓆪༻⋆

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

𓆩☠︎︎𓆪

Bersama sang istri, Vander mulai memasuki rumah setelah memastikan Ethan pergi dari kediamannya.

"Ling, apakah benar Olivia tidak ada di rumah?" tanyanya ketika merasa rumah dalam keadaan sepi dan sunyi. Biasanya putri mereka akan menyambut kedatangannya dengan semangat dan menagih buah tangan darinya setiap pulang dari luar kota. Merasa kehilangan momen itu, membuatnya memercayai ucapan Ethan bahwa Olivia memang tak ada di rumah.

"B-benar, Tuan. Nona Muda pergi sekitar jam sebelas siang."

"Belum pulang sampai sekarang? Apakah dia mengatakan ingin pergi ke mana?"

"Sama sekali tidak mengatakan apa pun, Tuan."

Vander terdiam sambil mengamati gerak-gerik Ling, kemudian mengalihkan fokus pada sang istri yang sedari tadi berada di rangkulannya.

"Sayang, kau mandi dan beristirahatlah, nanti aku akan menyusul. Ada yang harus aku selesaikan di ruang kerja," ucapnya lembut namun tetap mengundang cebikan tanda sebal dari sang istri.

"Kerja lagi? Apa kau tidak lelah?"

"Hanya sebentar. Mungkin sekitar lima belas menit."

"Jangan terlalu gila kerja, ya. Seharusnya kau sudah mulai pensiun."

Vander seketika tertawa sambil mengusap kepala Sarah, setelahnya ia pergi menuju ruang kerja karena tak sabar untuk mencari sesuatu. Kini, ekspresinya berubah serius ketika layar komputer menampilkan rekaman kamera pengawas rumah ini dimulai dari beberapa hari yang lalu.

Rekaman itu menunjukkan aktivitas sehari-hari yang tak mencurigakan sebenarnya, namun ketika ia mulai menonton rekaman dari hari kemarin, ekspresinya berubah total menjadi tak terbaca namun tak mengenakkan.

"Kenapa ada ambulans?" monolognya ketika ia menonton rekaman yang menampilkan mobil ambulans masuk ke dalam halaman rumah. Para petugas kini terlihat membawa Olivia yang tak sadarkan diri menuju ambulans itu.

Alisnya terlihat semakin menukik tajam. Sekarang ia paham kenapa Ling terlihat begitu ketakutan dan mencurigakan karena ternyata sudah menyembunyikan rahasia sepenting ini darinya. Ia merasa tak dihormati, namun ia masih bisa menetralkan emosinya dan lebih memilih melanjutkan menonton rekaman agar nanti dirinya bisa dengan lancar menginterogasi. Ingat, ia harus mempelajari dulu kasusnya sebelum bertindak.

Beruntung saja ia kembali melanjutkan menonton rekaman. Ia sempat mengira bahwa Olivia saat ini masih berada di rumah sakit, namun ternyata putrinya itu sudah kembali ke rumah siang tadi dan justru terlihat baik-baik saja seolah tak pernah kesakitan. Putrinya itu lebih terlihat murung seperti habis putus cinta daripada terlihat sakit.

ScandalCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang