[LOEN #2 | Ethan & Olivia]
Bermula dari bermusuhan menjadi selingkuhan. Begitulah hubungan yang terjalin antara Ethan Jasper Loen dengan Olivia Calista Loris. Lalu apakah mereka akan terus mempertahankan hubungan yang tidak jelas itu? Bagaimana cara...
Bab ini lumayan panjang, ya. Baca saja dengan pelan-pelan dan resapi, agar nantinya kalian mengerti kenapa ujungnya bisa begitu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
⋆༺𓆩☠︎︎𓆪༻⋆
"Aku tetap tidak akan kembali padamu, Ethan, apalagi ke kota sialan itu. Pergilah."
Ethan tentu tidak terima jika dirinya diusir. Sekali lagi, ia merendahkan dirinya sendiri dengan cara memeluk kaki Olivia yang sedang duduk di sofa sambil memohon dan menangis.
"Tolong jangan usir aku ... aku membutuhkan kalian berdua di hidupku."
"Empat tahun, kau bisa hidup tanpaku—"
"Siapa yang bilang seperti itu?" potong Ethan dengan cepat. "Kau tidak tahu bahwa setiap hari aku ingin mengakhiri hidup."
"..."
"Kehilanganmu memang alasan utama, tapi rasa bersalah yang mendalam pada semua orang juga termasuk alasan aku tak pantas hidup di dunia ini. Aku tidak bisa menanganinya, Olivia."
Baru tadi siang Olivia mengetahui kehidupan Ethan selama empat tahun ini dari cerita Vander, jadinya perempuan itu tahu bahwa Ethan setiap hari berniat mengakhiri hidup.
"Aku meminta maaf padamu dari lubuk hati yang paling dalam, Olivia. Walau bukan aku yang menyebarkan video itu, tetap saja salahku karena sudah ceroboh. Jika saja aku tidak sombong, Maxime dan Valerie tak akan balas dendam pada kita. Dan seandainya aku tak egois, tak akan pernah aku menjebakmu dalam skandal."
Ethan tidak hanya meminta maaf, tetapi juga menjelaskan apa yang terjadi di balik peristiwa di masa lalu. Itu membuat perasaan Olivia menjadi lega, karena hal yang dinantikannya selama empat tahun akhirnya bisa ia dengar. Bagaimana pun, ia penasaran dengan cerita dari sisi Ethan.
"Ayo kita hidup bersama, Olivia. Tolong terima kehadiranku sebagai lelaki yang mencintaimu dan sebagai ayah anak kita."
Ternyata Ethan masih bersikukuh mengajak hidup bersama.
"Cinta, ya ...," gumam Olivia sambil memberanikan diri menatap Ethan. "Jika berbicara tentang cinta, aku pun masih mencintaimu, Ethan. Tapi aku berpikir dua kali untuk kembali bersamamu karena aku tidak ingin masuk ke lubang yang sama."
Oh, cara Olivia menyatakan cinta dengan santai dan tanpa emosi justru membuat Ethan ketakutan, karena itu tandanya Olivia benar-benar menganggap cinta mereka tak ada artinya di dalam hubungan.
"Kau tahu, aku sama sekali tak pernah bahagia bersamamu." Olivia melanjutkan kalimatnya membuat Ethan bungkam. Bahkan dada lelaki itu mulai terasa sesak hingga gendang telinganya berdengung setelah mendengar fakta tersebut.