Happy reading!
...
"Ada yang cemburu buta, sampai-sampai salah faham tuh." Ucap Edellyn sambil menjedanya. "Hm, katanya gak suka, eh malah suka. Katanya gak ganteng, eh sekarang terpesona, katanya-
Plak!
"ADUH!" Teriak Edellyn kesakitan sambil memegang pundaknya.
Semua tertawa melihat hal ini, termasuk Kenzo yang duduk berhadapan dengan Alea.
Kini mereka tengah berkumpul di kantin, karena jam kosong sampai istirahat. Guru-guru pada berpergian karena ada urusan.
Ada beberapa guru juga yang mengontrol, tapi hanya sekedar saja. Di sini juga para murid sudah pada berkeluaran dari kelasnya.
"Gue punya tebak-tebakan." Ucap Sera tiba-tiba mengalihkan pandangan mereka semuanya ini ke arahnya.
Semua menatapnya bertanya, "apa?"
"Nih ya tebak." Ucap Sera semangat. "Jus, jus apa yang gak enak?"
"Jus sawi." Jawab Ogik semangat.
"Jus jengkol." Jawab Egi tak kalah semangat.
"Bangke!" Umpat Sera kesal, "mana ada jus jengkol."
"Ada." Sahut Egi.
"Siapa yang menciptakan, siapa juga yang mau minum." Tanya Sera.
"Gue yang ciptakan, inovasi baru." Sahut Egi. "Dan lo yang cicipi."
"Mata lo. Ogah!" Bantah Egi. "Yaudah cepat jawab, apa jawabannya?!"
"Ck, gitu aja gak tau." Ucap Arga tiba-tiba ikut menimbrung.
"Emang lo tau?" Tanya Sera.
"Jus a friend." Sahut Arga enteng.
"WAH!" Kagetnya. "Lo kok tau?"
"Sesuai kisahnya." Ucap Kenzo sambil tertawa.
Arga menatap Kenzo dengan tajam, semua juga ikut menatap Kenzo, apa maksudnya?
Jangan-jangan Arga si pendiam, kulkas berpuluh-puluh pintu ini menyukai wanita juga?
Ternyata selama ini dia gak gay.
"Udah lanjut." Ucap Arga mengalihkan nya.
"Ada lagi nih." Kini Ogik yang bersemangat. "Buah, buah apa yang paling durhaka?"
Semua berfikir, termasuk Edellyn dan Reno. Kini mereka lebih sering gabung, dikarenakan juga Alea dan Edellyn temenan, kemana-mana selalu bersama, jadi nyambung.
"Buah durian!" Pekik Egi.
"Salah," sahut Ogik sambil menggeleng.
"Apa hubungannya sama durian?" Tanya Sera bingung.
"Soalnya kalau udah panen, dia jatuh. Terus kalau kena kepala orang, kan sakit, kulitnya berduri pula, sama aja dia durhaka." Sahut Egi menjelaskan.
"Gak nyambung lo." Ucap Reno tertawa.
"Mau tau gak jawabannya?" Tanya Ogik.
"Apa?" Tanya Arga penasaran.
"Melon kundang." Sahut Ogik dengan tertawa.
Semua menatap Ogik seperti juga ikut tertawa.
"Ada lagi gak?" Tanya Kenzo. Semua menggeleng, lalu Kenzo kembali membuka suara. "Gue ada."
KAMU SEDANG MEMBACA
hate so love
Roman pour Adolescents°Gais maaf banget, untuk cover, judul dan deskripsi cerita di ubah. Untuk isi cerita 💯% isinya sama, gak ada sedikit pun yang diubah. Alurnya juga masih nyambung dengan judul baru kok° Jangan terlalu membenci seseorang, nanti menjadi cinta. Seperti...
