Mencintai sepupu sendiri? Itulah yang dialami oleh Viola yang mencintai sepupunya, Rasello. Namun, cinta yang begitu mendalam dari Viola hanya dianggap sebagai adik. Tidak lebih.
Kisah mereka semakin rumit ketika Rasello memutuskan untuk diam-diam m...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Blurb;
Tidak pernah terbayangkan oleh Rasella jika Jeff, musuhnya sedari kecil yang selalu mengejar-ngejarnya bahkan mencapnya sebagai miliknya itu menyimpan rahasia di hidupnya.
Hingga suatu hari, sebuah insiden tak terduga memaksa Rasella menyingkap satu per-satu rahasia itu, mengubah cara pandangnya terhadap Jeff.
......
Tak… tak… tak…
Suara langkah kaki menggema di sepanjang lorong gelap dan kumuh. Sepasang sepatu pantofel hitam melangkah mantap, mendekati seorang pria yang terikat di kursi.
Tubuhnya penuh luka, darah mengering di beberapa bagian. Tak ada kata yang cukup untuk menggambarkan penderitaan yang ia alami.
Laki-laki berpantofel hitam itu duduk tepat di hadapannya. Tuxedo hitam membalut tubuhnya dengan rapi. Di bawah cahaya lampu yang redup, senyum smirk terukir di wajahnya senyum yang mampu membuat siapa pun merinding. Auranya dingin dan mematikan.
“Bagaimana? Masih mau berkhianat, hm?”
Suara berat itu membuat tubuh pria yang terikat tersebut bergetar hebat. Ia sadar, kesalahannya terlalu fatal. Ia telah menantang singa yang lapar.
“Tu-tuan… maafkan saya. Tolong lepaskan saya. Anak dan istri saya menunggu di rumah.”
“Hahaha…”
Tawa itu terdengar mengerikan. Pria di kursi hanya bisa menelan ludah dengan susah payah.
“Sejak kapan kau peduli pada anak dan istrimu, Pedro?”
“S-saya....”
Kebodohannya baru ia sadari sekarang. Tentu saja pria yang ia khianati ini memiliki kekuasaan besar, cukup besar untuk mengetahui segala hal tentang hidupnya termasuk keluarganya.
Laki-laki itu melirik arloji di pergelangan tangannya. “Fero, hari ini aku harus menemui kakek tua. Urus dia. Dan ya… kau boleh memberi bangkainya pada kucing peliharaanku.”
“Baik, Tuan Jeff.”
Jeff Ivanino Grisham.
Laki-laki dengan wajah memesona. Pesonanya mampu membuat siapa saja terpikat. Tak heran, banyak wanita di luar sana rela mengantri hanya untuk mendapat perhatiannya bahkan berlomba-lomba masuk ke ranjangnya.
Namun tak satu pun berhasil.
Karena hanya ada satu nama di hati dan pikirannya, Rasella Adria Castelo. Teman kecilnya, pemilik hatinya.
Jeff telah lama meninggalkan Rasella demi merebut hak waris keluarga Grisham. Sejak kecil, ia dididik keras oleh sang kakek.
Tak ada pilihan baginya selain patuh. Ia adalah satu-satunya pewaris darah keluarga Grisham, dan sang kakek ingin memastikan Jeff pantas mendapatkan segalanya bukan cucu dari anak tiri mereka.