Mencintai sepupu sendiri? Itulah yang dialami oleh Viola yang mencintai sepupunya, Rasello. Namun, cinta yang begitu mendalam dari Viola hanya dianggap sebagai adik. Tidak lebih.
Kisah mereka semakin rumit ketika Rasello memutuskan untuk diam-diam m...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
......
"Kenapa sih dari tadi pagi gue liat muka lo di tekuk mulu?" tanya heran Cici.
"Kesal gue sama kak Ello. Masa cuma karena gue pergi sama lo aja gak dibolehin." gerutu Viola membayangkan wajah Rasello ketika melarangnya, dingin, cuek, penuh perhitungan.
"Udahlah ... jangan di permasalahin. Lo harus nurut sama kak Ello, mungkin dia gak mau lo sakit."
Mendengar penjelasan Cici, Viola berpikir lalu tersenyum. "Apa kak Ello udah mulai suka ya sama gue?"
"Emm mungkin aja sih. Gue perhatiin dari awal gue kenal lo sama kak Ello, dia itu kayaknya ngejaga lo banget. Sampe-sampe pas awal, gue kira lo pacarnya kak Ello."
Pipi Viola bersemu merah. Ah, seandainya memang seperti itu.
"Tapi sayang ternyata lo sama kak Ello cuman sepupu-an."
Mendengar kalimat Cici diakhir, Viola memanyunkan bibir, kenyataan yang tiba-tiba membentur kepalanya hingga sadar. "apa gue sama kak Ello gak mungkin bersama ya? Tapi kak Ello pernah bilang mau nikahin gue." lirih Viola.
"Hah? Lo bilang apa?" tanya Cici yang tidak mendengar lirihannya.