--ENJOY YEOROBUN--
***
-tandai jika ada typo!
--Happy Reading--
~o0o~
Suasana meja makan ramai dengan kehadiran keluarga Darrel. Ditambah lagi dengan celotehan dari Steffy membuat suasana semakin berwarna.
Darrel sedikit menekuk wajahnya menatap tajam kearah adiknya itu, ia masih memikirkan kejadian di kamar Kaili tadi. Kenapa juga Steffy harus mengganggu kemesraannya dengan Kaili. Sungguh, anak itu sangat mengacau pikir Darrel.
"Muka kamu kenapa ditekuk gitu, sayang?" tanya Sera menatap heran laki-laki yang mungkin tak lama lagi akan menjadi putranya.
"Gapapa, Ma."
"Kalau gak papa kok mukanya gitu," sahut Delana. "Beneran gapapa?" tanya nya penasaran.
"Iya, Bun. Gapapa."
Steffy terkekeh geli melihat wajah Darrel.
"Kamu kenapa ketawa gitu, Dek?" Delana menyadari kekehan Steffy.
"Gapapa, Bun. Lucu aja liat muka Abang kayak gitu."
"Diem lo, gak ada yang lucu!" ketus Darrel.
Liam dan Agam saling melirik. "Ayah yakin pasti kamu tadi jahilin Abang, ya." ucap Liam pada Steffy.
"Gak kok, Yah. Tadi aku cuma panggil mereka buat makan, tapi aku gak se-"
"Steffy!"
Semua pandangan tertuju pada Kaili yang baru saja meneriaki nama Steffy dan membuat ucapan gadis itu terpotong.
Kaili gugup saat semuanya menatap dirinya. Ia tak mungkin membiarkan Steffy mengatakan apa yang dilihatnya tadi, bisa-bisa nanti apa yang akan dipikirkan keempat orang dewasa itu tentang dirinya.
"Ee.. men-ding kita bahas yang lain aja. Yang lebih penting." ucapannya mengalihkan pembicaraan.
Agam mengangguk, "Benar, lebih baik kita bahas masalah pendidikan kalian. Sebentar lagi kalian akan lulus. Apa sudah punya pilihan mau lanjut ke universitas mana?"
"Belum." jujur Kaili, ia memang belum memikirkan akan pergi kemana setelah lulus dari Galaxy.
"Aku juga belum." sahut Darrel.
"Ngikut aja lo." cibir Steffy.
"Suka-suka gue lah!"
"Argh.." jerit Darrel tertahan karena Kaili mencubit pahanya, "sshh... sakit byy.." cicitnya.
"Makanya diem!"
"Loh kok gu- iya-iya." Darrel pasrah.
"Udah-udah, sekarang lanjutin makan nya. Nanti kita bicara lagi pas diruang tamu." Agam menengahi.
****
"Mau jalan-jalan?"
Darrel dan Kaili sedang duduk di tepi kolam renang rumah gadis itu, seusai makan malam bersama tadi mereka berbincang-bincang di ruang tamu tapi setelahnya Darrel menariknya kesini dan meninggalkan yang lain di ruang tamu.
"Kemana?"
"Kemanapun yang lo mau."
Kaili mengiyakan ajakan Darrel. Setelah pamit dengan Agam dan yang lain, Darrel melajukan motornya dengan arahan dari Kaili. Jujur, ia sendiri pun tidak tau kemana tujuan Kaili karena gadis itu tak mengatakan apapun padanya. Darrel hanya mengikutinya saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
KAIDAR: Bad Couple!
Romance❌ PLAGIAT DILARANG MENDEKAT ❌ Calandra Kaili Mallory. Anak tunggal pengusaha sukses yang memiliki sikap kurang ajar dan tak terpuji. Ia tak suka diatur dalam hal apapun. Karena sikapnya lah sang Papa memutuskan untuk menjodohkannya dengan anak sahab...
