FOLLOW DULU SEBELUM BACA!
Judul awal : SHE'S MINE
PLAGIAT? MINGGIR!! ini murni dari pemikiran saya sendiri!!
Bagaimana jadinya kalau seorang primadona sekolah, mengejar cinta dari ketua geng motor yang terkenal nakal dan suka bikin rusuh disekolah...
jangan lupa buat vote dan komen! biar mamaku bangga 🙈
58. MAKANYA AYO, NIKAH SAMA GUE
happy reading...
.
.
.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Jangan tinggalin aku, ya? Rasanya udah nggak ada tenaga lagi buat kenal orang baru."
~Azeliya Jackson
🌷🌷🌷
WOLFIGERgeng, sedang merencanakan untuk mengadakan bazar tahunan. Semua, pasti akan ikut berpartisipasi pada acara nanti. Kenzo selaku ketua, kini sedang rapat atau diskusi bersama, dengan anggota inti.
''Gue akan minta bantuan DRAGON geng, untuk keamanan," jelas Kenzo.
"Harus itu Bos, takutnya nanti Rey datang sama antek-anteknya lagi," dukung Shaka.
"Acaranya masih ditempat sama, kan?" Novan memastikan.
"Iya Van, lapangan Ranez,'' jawab Jio mewakili.
"Kapan nih diadain nya? Gue boleh bawa Nayla, kan Bos?" tanya Shaka.
"Iya nih, gue juga mau bawa Maudy," kata Miko.
"Terserah kalian. Yang penting dijaga," jawab Kenzo. "Gue juga bakal jagain Azel nanti," sambungnya.
"Gue setuju. Dari penglihatan gue, kayaknya Rey suka deh sama Azel," nilai Novan.
"Tapi lo tau sendiri, Reyhan cinta banget sama dia," ucap Shaka mengingatkan kembali.
"Mungkin nggak sih, Azel itu senjata Rey buat hancurin lo, Ken? Dia pasti akan balas dendam," Miko memberi pendapat.
Kenzo mengangguk menyetujui. "Pesan gue cuma satu. Selalu hati-hati, dan dampingi cewek kalian."
"Gue takut mereka malah jadi umpan buat hancurin kita."
"Azel, Maudy, Nayla, Diana," Miko menyebutkan saru-persatu nama pasangan mereka.
"Aldara juga. Gue tau, lo lagi dekat sama dia, Dev," Kenzo melirik Devan menggunakan ekor matanya.
Nyatanya memang begitu. Aldara adalah tetangganya. Gadis itu baru saja pindah di SMANJA waktu kelas 10 kemarin. Dia, gadis bar-bar, menyebalkan, dan juga centil. Aldara selalu saja menggodanya dengan berbagai gombalan maut. Sejujurnya Devan risih atas kehadirannya.