Part 60

273 15 2
                                        

Rina dengan cemas menunggu di depan ruang rawat cucunya, setelah mengetahui jika cucunya masuk rumah sakit ia bergegas datang dan mengundur jadwal penerbangan untuk ikut bersama suaminya.

Jika saja ia tau hal ini akan terjadi maka Rina akan memilih untuk tetap bermalam di rumah putranya menemani menantunya, tapi nasi sudah menjadi bubur semuanya telah terjadi. Dan yang lebih mengejutkan nya jika sesuatu terjadi saat malam dimana Nathan pulang mendadak, dan inilah yang ia takutkan selama pernikahan

Pertengkaran dan macam lika-liku kehidupan rumah tangga, yang bahkan belum seharusnya di usia mereka mengalaminya.

Jack datang dengan memijit pelipisnya dengan gusar, sejak tadi ponsel Nathan dan Lucy tidak bisa dihubungi. Entah kemana mereka sekarang. Tapi Jack lebih mengkhawatirkan Lucy, dia tidak tau apa yang akan dilakukan oleh Nathan pada Lucy. Nathan yang tidak bisa mengontrol emosinya, membuatnya merasa was-was.

Dilain sisi, Nathan menatap tajam seorang perempuan yang terduduk di kursi dengan tali yang mengikat pergelangan tangan nya dan kain yang menutupi mulutnya. Benar saja perempuan itu Lucy, istrinya sendiri dengan tidak berprasangka dia melakukan hal itu karena Lucy selalu memberontak tidak bukan itu saja Nathan sangat marah akan kejadian hal ini.

" kau sudah diam sekarang " Ucap Nathan sembari melirik sekilas Lucy yang sudah terdiam setelah membuat ruangan ini kacau dengan membuatnya berantakan.

Saat perjalanan pulang dari tempat yang ditinggal Lucy tadi, Nathan berniat akan ke rumah sakit. Tapi anak buahnya mengatakan jika Lucy mengamuk membuatnya mengurungkan niatnya untuk melihat putranya.

Dan benar saja saat sampai rumah semua barang sudah tidak ada di tempat nya berceceran di lantai, tentu saja Nathan yang mencoba menahan amarahnya kembali dibuat marah di meminta anak buahnya untuk mengikat Lucy pada kursi.

Dia tau ini keterlaluan tapi mau bagaimana lagi, daripada dia kembali menyakiti istrinya.

Dengan berlinang air mata dan nafas yang tak teratur ia menahan amarahnya menatap Nathan tajam, Lucy mencoba melepaskan ikatan menyakitkan di kedua pergelangan tangannya. Entah apa yang ada dipikiran pria didepan nya, bukan malah membawa dia ke rumah sakit tapi membawanya ke rumah.

Bahkan mulutnya disumpal dengan kain, yang membuat Lucy bergumam tidak jelas, Nathan sama sekali tidak menghiraukan gumaman istrinya. Tidak dengan melampiaskan amarahnya saja Nathan bersyukur sekarang.

Nathan bangkit dari duduknya, membuat gumaman dan berontakan Lucy semakin jadi apalagi saat melihat Nathan yang keluar dari ruangan ini menyisakan dirinya, ia mencoba menggerakkan kaki dan tangannya berharap simpul tali pengikat ini lepas, walaupun memang sangat percuma.

Dia tau jika orang tuanya ada di rumah sakit, tidak sulit untuk ayahnya mengetahui apa yang terjadi dengan nya. Nathan melirik ke ruang kamar nya tempat dimana ia mengurung Lucy, dia berharap salah satu pengawalnya tidak membocorkan perlakuan Nathan hari ini pada istrinya.

Walaupun dia juga bersalah akan kejadian yang menimpa putranya, jika saja dia mencegah Lucy yang kabur, tidak ini juga salah Lucy yang pergi dengan pria itu tanpa seizinya dan menelantarkan putra nya.

Tapi tidak juga, karena ada pelayan yang bahkan siap sedia 24 jam di mansionya, bukan hal itu alasan utama yang membuat Nathan marah, tapi Nathan marah karena rasa cemburu, melihat Lucy yang masih berhubungan dengan pria di masa lalu nya dimana ia mengira Lucy sudah memberi kesempatan baginya dengan bersedia tinggal bersamanya.

Tidak terasa Nathan sudah sampai di rumah sakit tempat putranya di rawat, ini mengingatkan beberapa bulan yang lalu saat dia baru tau jika putranya alergi susu sapi. Saat itu juga sempat dirawat, dan hal ini kembali terulang lagi.

Young Marriage (ON GOING)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang