Hellourrrr~! Ohayo, Kon'nichiwa, konbanwa, Minna-san! Jangan lupa vote nya! Dan komen kalau kalian ada ide ya!
~~~~~~~~~~~~
(Name)'s POV
"Ayo bergegas, (Name)-chan! Kita bisa terlambat!"
"Chotto matte, Izu-chan!" Ucapku, aku agak kesusahan karena sepatu yang kupakai. "Oke, ayo berangkat!" Seruku setelah selesai memakai sepatu
"Tunggu! Tidak ada yang tertinggal, kan? Coba cek dulu, siapa tahu ada barang yang tertinggal!"
"Tidak ada yang tertinggal lagi, okaa-san. Ittekimasu!"
"Itterashai!"
Saat di perjalanan ke sekolah...
"Nee, Izu-chan.." panggil ku.
"Ng?" Izu-chan menoleh.
"Etto.. apa benar kita masuk U.A? Aku masih tidak percaya..." Gumamku yang masih bisa didengar oleh Izu-chan.
"(Name)-chan, kita benar masuk U.A, kok. Aku sendiri juga masih tidak percaya kita masuk U.A" Aku mengangguk sebagai balasan dari perkataan Izuku barusan
"Ayo bergegas, (Name)-chan! Nanti kita bisa terlambat!" Ujarnya sebelum berjalan.
"Ah, Izu-chan, aku kesini dulu ya!" Langkah Izu-chan terhenti, lalu menoleh padaku.
"Eh? Tunggu, (Name)-chan! Kita harus bergegas ke U.A! Ini hari pertama kita!" Ujarnya sedikit berteriak.
"Sudah, kamu duluan saja! Aku mau beli sesuatu dulu!" Sahutku.
"Tapi, (Name)-chan.." Gumam Izu-chan. "Ayolah, Izuku! Aku ini bisa bergerak cepat menggunakan angin, ingat?!" Ujarku.
Izu-chan menghela napas, "Baiklah, tapi cepat, ya! Jangan lama-lama, lho."
"Tidak sampai lima jam juga, kok!"
Author's POV
"1A... 1A... Dimana kelas 1A?" (Name) si pecinta mati pada ramen kini sedang mencari kelasnya. Iya, 1A adalah kelasnya. Ia satu kelas dengan kembarannya, Midoriya Izuku.
"Ketemu! Wah ... Besar sekali~! Seperti pintu untuk ke surga saja.."
"Eh? Matte... Aku bilang apa barusan?! Iie, iie! Aku belum mau ke surga karena belum mau mati!" Batin (Name) kaget sendiri dengan ucapannya barusan.
"Yah.. semoga hari pertamaku berjalan lancar...“ (Name) tersenyum, lalu ia memasuki langkah pertama ke kelasnya. "Waw.."
"Anjrrr! Satu kelas sama si boom boy?!" Batin mbak nem yg kaged melihat sosok Bakugo Katsuki.
(Name)'s POV
"Anoo... Permisi, aku mau lewat." ucap hantu— maksudku, gadis yang tidak terlihat. Hanya baju nya saja yang kelihatan melayang.
"E-eh, gomen.. silakan.. " Ucapku sedikit kaget dan canggung "Etto... Apa kamu dari kelas 1A juga?" Tanya si gadis invisible itu, dan aku hanya mengangguk sebagai jawaban.
"Wah! Kamu duduk di bangku nomor berapa?" Tanya nya sedikit antusias. Kami berdua mengobrol sedikit di pinggir kelas, yah walaupun agak canggung.
"Eum... 19," Jawabku agak sedikit mengingat ingat.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐒𝐄𝐕𝐄𝐍𝐓𝐇 || 𝐁𝐍𝐇𝐀 𝐱 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫
FanfictionBagaimana rasanya menjadi kembaran dari Midoriya Izuku dan memiliki Quirk mengendalikan 7 elemen? Midoriya (Name) memiliki Quirk yang cukup berguna di pertempuran. Namun ia merasa tidak adil karena hanya dirinya saja yang memiliki Quirk. Sedangkan s...
