warn! ada kata non baku di chapter ini, kalau tidak faham silakan berkomentar lalu bertanya, ya!
^_________^
Author's POV.
Tak terasa, bulan September telah berakhir, yang artinya bulan Oktober telah datang. Musim panas telah berakhir, dan suhu mulai berubah. Setelah itu, para murid yang ikut magang, pergi bersama All Might dan Aizawa ke pemakaman Nighteye.
Setelah diskusi antara sekolah dan agensi Hero soal magang, mereka sepakat untuk menunggu dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.
Untuk agensi Nighteye, Centipeder alias Sidekick Nighteye mengambil alih agensi tersebut.
Sementara itu, Eri, walaupun ia sudah sadar, karena emosinya masih belum stabil dan karena Quirk-nya yang bisa tak terkendali kapanpun, belum ada yang boleh menjenguk nya.
(Name)'s POV.
"Ini bukan pertanyaan yang elegan, tapi hitung lah integral nya." Ucap Ectoplasm-sensei di depan kelas. "Jika kalian tahu jawabannya, silakan angkat tangan."
Aku mencoba menghitung, walaupun sudah ada hasil dari hitungan ku, tapi Aku tak mau mengangkat tangan. Biarkan saja YaoMomo yang melakukannya. Lagi pula satu kelas bisa gempar kalau Aku tiba-tiba pintar begini.
Sampai akhirnya, Izuku mengangkat tangan. Dan mari kita lihat apakah jawaban kami sama? Kalau sama, apakah Kami benar atau salah?
"107/14!" Beda, kalau hasil hitungan ku .. 107/24. Apa aku kelebihan ngitung nya!?
"Salah!"
Setelah Izuku, YaoMomo akhirnya angkat tangan. "107/28!"
"Benar! Sekarang, buka halaman selanjutnya." Ini Ectoplasm-sensei sengaja mau bikin otak ku sekarat apa gimana?!
"Sabar ... Ini pasti akan berlalu sebentar lagi. Ini dunia bukan akhirat, pasti ada akhirnya kok ..." Aku mencoba bersabar, walaupun otak ku sudah muak, mungkin Aku masih bisa menjawab beberapa pertanyaan.
Dan kami terus belajar sampai akhirnya jam istirahat menyelamatkan Kami semua. Berbeda dengan biasanya, yang kalau Aku gabut kan suka gambar, kali ini Aku memutuskan untuk mencoba berbaur dengan teman-teman yang lain.
"(Name), Kamu terlihat cantik sekali hari ini!" Puji Mina. Woy tumben kali bang dia muji.
"Benar!"
"Makasih. Tapi kalo kalian mau apa-apa bilang aja, ga usah muji kalo ngga ikhlas .."
"Hehe, Kamu tahu saja!" Mina memukul pundakku pelan. Kan, sudah tahu Aku. "Tapi serius deh, hari ini Kamu cantik sekali! Benar, 'kan, Todoroki?" Entah kenapa nada bicara nya seperti menggoda.
Yang di panggil menoleh, "ya, cantik." Lalu ia berjalan ke luar kelas, mungkin untuk ke kantin.
"Tuh, lihat! Todoroki saja memuji mu!" Ucap Hagakure, seolah-olah dia yang salting. Sementara Aku hanya membatu di tempat.
"Benar, kok. (Name)-san memang cantik akhir-akhir ini. Maksud ku, dari awal juga Kamu sudah cantik, tapi sekarang jauh lebih cantik." YaoMomo bahkan ikut berkumpul. Weh, ini ada apa? Apa yang seorang sultan macam YaoMomo mau kan dari Hamba?
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐒𝐄𝐕𝐄𝐍𝐓𝐇 || 𝐁𝐍𝐇𝐀 𝐱 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫
Fiksi PenggemarBagaimana rasanya menjadi kembaran dari Midoriya Izuku dan memiliki Quirk mengendalikan 7 elemen? Midoriya (Name) memiliki Quirk yang cukup berguna di pertempuran. Namun ia merasa tidak adil karena hanya dirinya saja yang memiliki Quirk. Sedangkan s...
