44

522 70 4
                                        

di mana ada ulangan, di situ ada contekan🗿
di mana ada contekan, di situ ada hukuman🥲
orang pintar belum tentu gak nyontek🗿
orang yg nyontek belum tentu nilainya bgus🗿
tapi, orang pas-pasan nyontek sana sini ttp pas kkm nilainya🥲

≻───── ⋆✩⋆ ─────≺

Author's POV.

"Ini keadaan darurat, jadi kami masuk tanpa buka sepatu, ya!" -Fat Gum. Entah kenapa, itu sedikit mencairkan suasana hati (Name).

(Name) berlari sedikit pelan, tak habis pikir pada diri sendiri. "Padahal baru saja lari, masa sudah ngos-ngosan?!" (Name) tak kehabisan ide, ia gunakan saja elemen angin untuk sedikit membantunya bernafas.

"Mereka belum berbuat sesuatu yang mencurigakan, ya!" Ujar Fat Gum, bisa-bisanya ia berbincang selagi berlari, pikir (Name).

"Aku mulai sedikit khawatir. Karena sudah memulainya, kita memang harus melanjutkan nya." -Rock Lock. Kebetulan (Name) berada di sampingnya, sontak (Name) sedikit menjauh dari Rock Lock. Bukannya sombong, tapi ia tak mau husbu-husbu nya cemburu, katanya sih.🗿

"Apanya yang perlu di khawatirkan?" Gumam (Name). Ia tak merasa dag dig dug, tapi duar duar (lebih dari dag dig dug). Rasa gugup nya semakin memakan keberaniannya.

“Kita akan bertemu lagi—“ (Name) malah jadi teringat dengan villain yang ia lawan di hari debutnya beberapa saat lalu. Villain yang bisa memanipulasi elemen, sama seperti dirinya. Namun Quirk villain itu lebih berbahaya.

"Apa informasi kita bocor?" -Amajiki. (Name) menoleh pada senpai nya.

"Tidak mungkin, loh.." (Name) sedikit bergumam membalas pertanyaan Amajiki tadi.

Amajiki menoleh ke arah (Name) yang berada tak jauh di samping nya. "Tapi, mereka seperti berkumpul ke satu tempat atas suatu alasan."

"Kalau begitu, seharusnya mereka menghindari kita dengan lebih efisien, kan!" Kepala polisi menyahuti. "Dan seharusnya mereka bekerja sama dengan lebih baik!"

"Setelah bertukar cawan, mereka mempertaruhkan nyawa demi saudara-saudaranya. Meskipun mereka merasa malu, tapi bagi mereka ikatan sesama saudara jauh lebih penting, ya." -Aizawa.

"Dalam keributan ini ... Chisaki dan para petinggi mereka belum juga menampakkan dirinya. Mungkin sekarang mereka sedang bersiap untuk bersembunyi atau melarikan diri di bawah tanah." Lanjut Aizawa.

"Yang seperti itu tidak pantas di sebut kesetiaan!" Sahut Kirishima tiba-tiba. Apalagi ia sedikit berteriak dan berada di samping (Name). "Dia memaksa bawahannya untuk bertanggung jawab atas semua ini, lalu melarikan diri sama sekali tidak lah jantan!" Fat Gum mengangguki ucapan Kirishima barusan.

"Dengan Quirk Nighteye yang bisa melihat masa depan, lalu Quirk El-Cchan yang bisa mencari keberadaan benda maupun orang, kita tidak mungkin kalah!" Fat Gum percaya diri.

"Semoga." (Name) mendoakan hal yang Fat Gum ucapkan barusan. Semoga saja mereka kembali dengan selamat dan anggota yang jumlahnya tak berkurang.

Lalu, Nighteye berhenti tepat di samping sebuah vas.

"Di sini. Ada cara untuk membuka jalur rahasia di sini!" Ucap Nighteye, lalu ia mengedarkan pandangan matanya, dan bertemu tatap dengan mata (Name). "El-C, gunakan Quirk-mu untuk melihat apakah ada musuh di dalam." (Name) mengangguk. Nighteye menekan tombol khusus yang terbuat dari balok kayu.

𝐒𝐄𝐕𝐄𝐍𝐓𝐇 || 𝐁𝐍𝐇𝐀 𝐱 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang