Author's POV.
"Kita akan menjaganya di U.A," Ucap Aizawa. Di sebelahnya ada Eri yang rambutnya sedang dikuncir oleh Hado, dan dibelakang ada Togata.
"Tak kusangka akan bisa bertemu dengannya dalam waktu sedekat ini!" Teriak Midoriya.
"Yo!" -Kirishima.
"Wah, ada Eri-chan di sini!" -Uraraka.
"Kamu lucu banget deh, Eri-chan! Jadi adikku, yuk!" (Name) gemas dengan kunciran nya Eri.
"Aku sudah menjadi adik El-san, kok." Ucap Eri sembari tersenyum, membuat siapapun yang melihatnya terkena serangan hati.
"Kamu mengingatkanku pada adikku, yoroshiku ne." -Asui.
"Yoroshiku onegaishimasu!" -Eri.
"Kenapa jadi U.A yang menjaganya?" Tanya Midoriya.
"Soalnya dia tidak bisa terus-terusan berada di rumah sakit." Jawab Aizawa, jempolnya memberikan kode untuk membicarakan hal ini di luar.
Di luar>
"Sepertinya Eri dibuang oleh orang tuanya. Bos Shie Hassaikai yang punya hubungan darah dengannya pun, saat ini tengah dalam kondisi koma panjangnya, jadi Eri tidak punya tempat untuk pulang." Jelas Aizawa ketika sudah berada di luar asrama para guru.
"Lalu, kalian mungkin sudah mendengarnya dari Aizawa-sensei, tapi ... Kekuatan quirk Eri mengalir dari tanduk di kepalanya." -Togata.
"Hai'.., kudengar tanduknya mengecil dan sekarang sudah aman ..." Jawab Kirishima.
"Tapi perlahan-lahan sepertinya tanduknya membesar kembali." Timpal (Name) sembari memangku dagu, berpikir.
"Ya."
"Jadi, kita harus mencegahnya supaya tetap terkendali?" Ucap Uraraka yang langsung connect.
"Begitulah," Jawab Aizawa. "Karena itu, daripada mengirimnya ke panti asuhan, lebih baik kita menjaganya di sini, di U.A. Kami akan mengawasi perkembangannya di asrama para guru."
"Kami akan meneliti bagaimana agar dia bisa hidup dengan baik bersama quirk-nya itu. Ada banyak hal yang perlu kami teliti, jadinya ... Yah, akan dilakukan secara bertahap."
"Sepertinya Aizawa-sensei akan sangat kerepotan," Ucap Asui.
Togata mengacungkan tangannya tinggi, "Karena itulah gunanya diriku! Untuk sementara aku akan cuti sekolah dan menjadi teman bagi Eri-chan! Kalian pasti sibuk, tapi jangan lupa mampir, ya!"
"Tentu saja!" Ucap mereka berlima. (Name), Midoriya, Kirishima, Uraraka, dan Asui.
Amajiki menepuk pundak Togata, "Kalau tubuh dan mental Eri sudah stabil, kebangkitan dari si pria tak terkalahkan takkan terelakkan lagi."
"Kalau itu terjadi, aku akan senang sekali!" Ucap Togata, dilanjut tawanya.
"Maaf, langsung saja, murid kelas tiga, bisakah kalian menjaganya?" -Aizawa.
"Siap! Kami akan bermain Othello!" -Togata.
"Bolehkah kami ikut?" Tanya Midoriya.
"Kelas A, segeralah kembali ke asrama. Sebentar lagi tamu kalian akan datang." Ucap Aizawa yang membuat kelima muridnya itu terheran-heran menebak dalam hati masing-masing.
(Name)'s POV.
Siapa ...ya? Tamu yang Aizawa-sensei bilang tadi?
"Hatchoi!"
"Mamak!" Aku kaget, hampir saja gelasnya jatuh! Si Tokoyami mengagetkan:p
"Sakit? Apa kamu baik-baik saja? Apa tertular dari (Name)-chan?" Tanya Ochako pada Tokoyami. Mentang-mentang aku sudah sembuh, jadinya flu ku dianggap pindah ke Tokoyami, gitu, Ochako?!
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐒𝐄𝐕𝐄𝐍𝐓𝐇 || 𝐁𝐍𝐇𝐀 𝐱 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫
FanfictionBagaimana rasanya menjadi kembaran dari Midoriya Izuku dan memiliki Quirk mengendalikan 7 elemen? Midoriya (Name) memiliki Quirk yang cukup berguna di pertempuran. Namun ia merasa tidak adil karena hanya dirinya saja yang memiliki Quirk. Sedangkan s...
