Mohan memasuki area kantin dengan menenteng kotak bekal dari Jeslyn.
"Lo bawa bekal, Mo? Tumben." Heran Aqeela.
"Di kasih Jeslyn,"
"Tumben ya," ujar Aqeela.
"kenapa cewek lo sering banget kasih gue bekal, Rel?" Tanya Mohan ke Farel.
"Naksir lo kali." Jawabnya santai.
"What? Sesantai itu?" Celetuk Salsa heran.
"Ya udah sih, Yang mau sama gue juga banyak."
"Sialan, gaya lo." Maki Regan.
"Farel mah sok ganteng, kalau orang yang ganteng beneran kek gue gak akan ngelakuin hal murah gitu." Ucap pedas Haikal.
Farel langsung menghimpit tangannya ke leher Haikal. "Asal banget lo ngomong bangs*t." Kesalnya.
"Fakta." Jawabnya.
"Farel..." Panggil Jeslyn yang tiba-tiba duduk di dekatnya.
Jeslyn tersenyum menatap mereka semua, dia melirik ke arah bekalnya yang belum tersentuh sama sekali dan menatap Mohan.
Farel dan Regan langsung memakan bekal dari Jeslyn untuk Mohan.
"Eh," ucap Jeslyn
"Rajin bener lo masak pagi-pagi demi sebuah sarapan," ucap Farel pelan.
"Gapapa, iseng aja." Jawab Jeslyn cepat.
"Ini punya gue, Mo." Kesal Aqeela.
Mohan mengambil makanan Aqeela dengan santai. "Kurang suka punya gue, enakan punya lo." Ucapnya.
"Lo yang pesanin, gimana sih?"
"Iya, lo makan yang ini juga, gue suapin biar banyak makannya. Kalau banyak makan gak akan kek botol yakult lagi." Nasihat Mohan.
"Lo nasehatin apa ngeledek sih?"
"Dua-duanya lah."
"Jadi kami penonton kalian berdua nih ceritanya?" Celetuk Regan.
"Always!" Jawab Farel.
"Gapapa punya badan kecil ataupun pendek yang lo bilang itu. Siapa tahu nanti jodoh gue, cowok tinggi, kulitnya agak coklat, mukanya latin agak latin gitu, baik dan setia, ganteng banget 'kan?" Cerocos Aqeela dengan tersenyum sumringan.
Mohan menggebrak meja.
"Gue banget itu!" Ucap Mohan percaya diri.
Aqeela menjulurkan lidahnya mengejek Mohan. "Kepedean."
•••
Aqeela yang sedang santai di rumahnya di kagetkan dengan kedatangan Jeslyn yang tiba-tiba.
"Jeslyn? Tumben ke rumah, ada apa?" Tanya Aqeela.
"Nggak kok, gue cuma mau minta maaf,"
"Yang di villa kemarin? Gapapa, santai aja."
KAMU SEDANG MEMBACA
Be Loved! [END]
Fiksi Remaja"Gue cinta sama lo." Ucap Mohan penuh penekanan. "Hah?" Pernyataan yang paling mengejutkan dalam hidup Aqeela ialah ketika sahabatnya menyatakan cinta. Bahkan mereka selalu bersama. "Lo terlalu jauh untuk gue gapai, Mo." "Iya tahu, sejauh itu kita b...
![Be Loved! [END]](https://img.wattpad.com/cover/362403558-64-k694358.jpg)