Chapter 59

764 55 11
                                        

Cinta itu memang manis saat ia baru saja bermula, tapi jauh lebih manis jika cinta itu tak pernah berubah walaupun sudah lama bersama.

~ Moqeel.

***

Setelah melewati malam yang menyenangkan dan sangat berkesan.

Mereka semua akan melanjutkan perjalanan yang benar-benar nyata kehidupan, yaitu ketika kehidupan setelah lulus sekolah.

Dibawah langit malam dan terangnya cahaya rembulan, Mohan dan kekasihnya beserta teman-teman dekatnya berkumpul di lapangan sekolah.

"Prom night bukan akhir dari pertemanan kita semua 'kan?" Tanya Salsa khawatir terlihat dari raut wajahnya yang menahan tangis.

"Kita tetap temenan hari ini dan selamanya!" Jawab Aqeela ceria.

"Bener!" Seru mereka bersamaan.

"Terlepas dari kesalahan ucapan atau apapun itu, hilangkan semua yaa, cukup di ingat kenangan yang indah-indah aja." Ucap Haikal.

"Setahu gue, kita semua nggak pernah buat kesalahan, buktinya dari awal masuk sampai sekarang nggak pernah berantem. Ya, 'kan?" Sahut Regan.

"Bener! Kita semua baik-baik aja." Ujar Mohan.

"Mo," panggil Farel.

"Iya, Rel?"

"Maafin semua kesalahan gue, mau ya?"

"Bener kata Regan, Rel. Kita semua nggak ada kesalahan, jadinya ngapain minta maaf," jawab Mohan masih menutupi semuanya.

"Iya, haha." Farel tertawa sumbang.

Jeslyn berdiri di dekat mereka yang berbincang.

"Sini ikut kita, Jes." Ajak Aqeela.

"Beneran gapapa, Qeel?" Tanya Jeslyn.

"Gapapa dong! Sini-sini."

Jeslyn tersenyum senang dan mendekat.

Mereka semua membentuk lingkaran dan saling merangkul, berputar-putar dan meloncat kegirangan sambil tertawa penuh kebahagiaan.

Mohan dan Aqeela bersampingan, dan termasuk mereka yang saling merangkul. Saling tatap dan terbawa suasana sampai mata berkaca-kaca.

Malam perpisahan, sekaligus malam yang paling mengesankan.

•••

Mohan melajukan mobilnya kemudian berhenti di indoapril.

"Mau ikut, sayang?" Tanya Mohan kepada Aqeela.

"Ikut!"

Mereka memasuki indoapril dan memilih minuman dan camilan.

Aqeela memilih-milih camilan, dan memasukan camilan kesukaan ke dalam keranjang.

"Cewek!" Panggil Mohan.

"Apa sih?" Tanya Aqeela sinis.

"Godain aku dong cewek!" Ucap Mohan sedikit keras.

Be Loved! [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang