-38

268 31 2
                                        

Happy reading☺️

☀️

"Kita putus aja ya, Tae."

Hening lama.

"Hah?"

"Lo gak perlu antar-jemput gue lagi, Lo bebas mau ngapain sekarang."

Setelah berkata seperti itu, Jisoo berbalik menghampiri mobil mamanya yang di dalam sana sudah ada supir yang siap mengantarnya ke sekolah.

"Sayang, sayang, maksud Lo apa? Kok minta putus? Gue minta maaf kalo ada salah sama Lo, sayang!" Taehyung cepat-cepat keluar dari mobilnya dan berlari masuk menghampiri mobil Jisoo.

Namun, terlambat, mobilnya sudah berjalan duluan sebelum Taehyung mengetuk pintunya.

"JISOO!"

☀️

"Apalagi sih, Tae?! Kurang jelas tadi pagi? Gue bilang, kita putus!"

Taehyung terdiam dengan mata menatap Jisoo lamat. Sekarang ini mereka berada di belakang sekolah. Saat waktu istirahat tiba, Taehyung yang memang menunggu Jisoo langsung saja menarik gadisnya ke sana.

"Gue minta maaf, sayang, maaf banget kalo gue gak sengaja buat salah sama Lo kemarin, tadi malam, atau tadi pagi, atau sekarang! Gue bener-bener minta maaf. Mungkin gue gak sadar udah buat kesalahan yang bikin Lo marah. So, sayang, maafin gue. Forgive me, babe-"

"Taehyung!" potong Jisoo cepat. Jika tidak, Taehyung akan terus berucap maaf.

"Sayang, Lo gak serius, 'kan? Lo nge-prank gue, 'kan? Gue minta maaf-"

"Udah stop minta maafnya, gue muak!" geram Jisoo.

"Gak ada, Lo gak salah apa-apa, gak ada yang salah! Itu cuma jawaban gue buat hubungan kita. Dari awal juga perjanjiannya cuma sebulan, 'kan? Ini udah sebulan, berarti udah waktunya kita putus," ujar Jisoo dengan nada tegas, memperlihatkan keseriusannya.

Taehyung melengos, badannya terasa lemas tak bertenaga sekarang, ia menatap Jisoo tak percaya. "Tapi-"

Taehyung ingin menyela kenyataan, namun kemudian ia memilih diam. Taehyung melepaskan tangan Jisoo lalu mundur beberapa langkah.

"Udah cukup gue kasih Lo kesempatan satu bulan, jadi Lo gak usah egois. Sesuai perjanjian, Lo gak boleh gangguin gue lagi setelah ini!" ujarnya kemudian melangkah pergi.

Namun, Jisoo kembali berhenti ketika mengingat sesuatu. "Oh iya, soal buketnya, Lo gak perlu balikin ke gue setelah jadi."

Mendengar itu, Taehyung mengangkat kepalanya, menatap kepergian Jisoo dengan wajah datar, namun dengan mata tajam penuh arti.

☀️

"Taehyung belum turun sarapan, mbak?" Bu Eugene bertanya kepada pelayan bagian meja makan.

"Belum, nyonya, tuan muda tidak pernah terlihat turun pagi ini."

Mendengar itu, bunda Eugene bergegas menuju kamar anak semata wayangnya sambil membawa nampan. Ia mendapati Taehyung sedang sibuk menulis di meja belajarnya, bersama laptop menyala di depannya. Ya, Taehyung kembali menjadi kutu buku.

Lovely \ VsooTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang