Happy reading!
☀️
Keesokan harinya, Taehyung akhirnya berangkat sekolah lagi. Bunda Eugene rasa-rasanya ingin sujud syukur karena hal itu. Pagi-pagi sekali, Taehyung menghampiri bundanya seraya mengatakan bahwa tadi malam ia habis menyumpah-serapah seseorang, dan mulai menceritakan kronologinya.
Jadi, di sinilah Taehyung sekarang, duduk di parkiran motor bersama kedua temannya, mereka sedang menunggu seseorang lewat.
"Cailah, si bocah, takut ketikung lagi Lo ya, makanya masuk sekolah hari ini?" ejek Yunhyeong dengan tampang tengilnya. Taehyung hanya melirik sinis tanpa menanggapi.
"Gue ke kantin duluan, ya, udah laper banget," celetuk Joshua lalu berjalan pergi.
"Pesenin gue juga ya, Josh! Banyakin ayamnya daripada buburnya, bilang ke Mang Zac!" Teriak Yunhyeong.
Joshua tidak mengindahkan teriakan temannya, ia berjalan terus tanpa menoleh seakan tidak dengar. Namun, Yunhyeong juga tidak terlalu peduli, ia yakin Joshua akan memesankan makanannya juga.
Sedang Taehyung sedari tadi hanya memfokuskan pandangannya ke gerbang. Di tatapan Taehyung, semua murid yang berlalu-lalang terlihat abu-abu, atau lebih tepatnya, Taehyung hanya menganggap mereka benda bergerak yang tidak penting sama sekali dalam hidupnya.
Sampai lewatlah seorang gadis yang ditunggu-tunggu, gadis dengan penuh warna dari ujung rambut hingga ujung kaki, walau raut wajahnya datar, namun tetap terlihat manis dan cantik di mata Taehyung.
Taehyung tersenyum, akhirnya ia bisa melihat wajah gadisnya lagi setelah sekian lama. Walaupun cuma dalam kurun waktu seminggu, tapi itu sudah sangat lama bagi Taehyung, tolong dimaklumi.
Sekarang ini, Taehyung kembali ke rutinitas yang ia jalani selama setahun terakhir sebelum menjalani satu bulan penuh bunga, yakni memperhatikan gadis pujaannya dari jauh. Mulai dari menunggunya di parkiran, memantau apa saja yang dilakukan gadisnya ketika istirahat pertama maupun istirahat kedua, kadang juga pura-pura menjadi pelanggan yang datang ke toko, lalu terakhir mengikuti gadisnya pulang ke rumah.
Namun, Taehyung merasa berat di hari pertamanya ini. Susah rasanya menahan diri karena terbiasa selama satu bulan berada di dekat gadisnya. Cowok itu sangat ingin menghampiri gadisnya lalu memeluknya erat, kalau ia beruntung maka akan mencium juga. Namun, Taehyung harus menahan diri, sekuat tenaga, ia harus melawan pikiran serta hatinya dalam waktu bersamaan. Atau kalau tidak, ia akan membuat gadisnya semakin risih padanya karena sikap keegoisannya.
Dan, sepertinya Taehyung akan kembali latihan bermain futsal karena ternyata itu adalah kesukaan gadisnya. Mungkin juga ia akan bermain untuk menarik sedikit perhatian. Jika masih ada.
☀️
Dua hari kemudian, di hari Sabtu siang. Taehyung sedang menunggu paket di Brife. Dua temannya sedang asik bermain game di dalam rumah.
Setelah berpuluh-puluh menit menunggu, akhirnya mobil pick up berhenti di depan Brife.
Taehyung bergegas ke depan untuk membukakan gerbang. "Bang Kai!"
Seseorang yang tadi datang bersama mobil pick up, menoleh dengan terkejut. "Lah? Taehyung? Lo ngapain di sini?" Ia heran menatap keberadaan Taehyung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lovely \ Vsoo
Fiksi PenggemarOn Going Jisoo hanya seorang gadis yang ingin perhatian serta kasih sayang dari ibunya. Dan, Taehyung hanya murid 'nakal' yang cuma memperhatikan satu orang, yakni gadis yang menjadi inspirasinya. --- Start: 24/5/2023 Finish: - --- 3323
