WARNING⚠️⚠️
[21+]
_______
Harapan Misha adalah menyelesaikan 6 bulan masa trainingnya dengan menyenangkan, memiliki teman-teman yang banyak dan tidak ada persaingan. Namun, itu adalah harapannya sebelum ia menginjakkan kakinya di hotel berbintang it...
Sejak satu jam yang lalu, Misha sudah berguling-guling malas di atas kasur. Sebagai informasi, jika itu bukanlah kasur miliknya—melainkan milik Reinard. Sedangkan pejantan satu itu sedang duduk di atas karpet dan berkecimpung dengan laptop miliknya. Reinard bilang urusan kampus, Misha hanya iya-iya saja. Padahal, dia tahu sejak tadi Reinard bertingkah gelisah meskipun mimik mukanya dibuat sangat serius.
Misha menghela napas. Untuk mengurangi kebosanan, ia memutuskan untuk membuka aplikasi insta dan mulai menjelajah disana. Sialnya baru berjalan dua detik, feeds akun yang diikutinya memperbarui postingan secara otomatis.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Potret sosok Shafira dengan balutan dress hitam muncul. Ada beberapa slide, Misha mengamati semuanya sembari mengetuk layar dua kali untuk memberi tanda suka. Lalu saat pandangannya melihat tulisan-tulisan kecil di bawah caption, tertera bahwa foto tersebut baru diposting sejam yang lalu. Misha jadi agak penasaran, hari ini dengan siapa temannya itu berkencan.
"Hahh." Pandangan Misha terpaku lagi pada foto cantik gadis itu. Yahh, mungkin karena Shafira cantik, rekan-rekan kerjanya jadi lebih akrab dan menaruh perhatian pada gadis tersebut. Apalagi pembawaan Shafira yang seperti orang sakit—membuat orang-orang bahkan Yehuda sangat perhatian padanya.
Sialan. Ya! Misha iri dengki.
Dua detik, tiga detik, empat detik.... Tatapan Misha yang mulanya penuh rasa iri seketika hilang. Ia menelisik lagi foto Shafira yang berlatar belakang kafetaria itu.
Memori di otaknya langsung berputar cepat. Teringat sesuatu, dia menekan akun profilnya sendiri. Tidak sulit menemukannya, sebab hanya ada belasan foto yang dia posting.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.