Hanya Aira Aletta yang mampu menghadapi keras kepala, keegoisan dan kegalakkan Mahesa Cassius Mogens.
"Enak banget kayanya sampai gak mau bagi ke gue, rotinya yang enak banget atau emang gara - gara dari orang special?" Mahes bertanya sambil menata...
- - - - - Maaf baru nongol, jangan lupa untuk selalu vote dan komen. Terimakasih yaaaa.
Pagi ini, keluarga kecil Mahesa mengawali hari dengan sarapan bersama. Hanya mereka bertiga karena asisten rumah tangga mereka mendapat libur di hari Minggu.
"Telima kasih Bunda, Ecel suka makananna~"
"Sama - sama, Sayang~"
Mahesa hanya melirik ke arah duplikat kecilnya sembari menaikkan sebelah alisnya, anaknya itu akan berubah menjadi anak yang baik dan manis jika berhadapan dengan Aira. Sangat berbanding terbalik saat dengannya, entah darimana dia belajar seperti itu.
"Sok manis banget~"
Baby Axel melirik ke arah Daddy-nya, tumben sekali di hari libur Daddy-nya itu bangun pagi. Biasanya Daddy-nya yang aneh itu akan melewati waktu sarapan karena masih tidur.
"Baby Axel, Bunda mau nemenin Oma belanja dulu ya buat acara arisan di rumh Oma. Baby Axel di rumah sama Daddy dulu okay?"
"Ecel ndak boleh ikut?"
"Gak bisa sayang, nanti Baby Axel kecapean. Bunda sama Oma mau belanja banyak.".
Baby Axel menatap Mahesa dengan tatapan tidak yakin, takut jika ternyata sang ayah sudah menyiapkan banyak rencana untuk menjahilinya. Tetapi jika ia mengikuti Bunda dan Omanya untuk pergi berbelanja juga bukan ide yang bagus karena biasanya akan memakan waktu yang lama sekali.
Aira menyadari tatapan Baby Axel, sebenarnya ia bisa saja membawa sang anak. Hanya saja ia ingin membangun ikatan antara anak dan ayah itu agar lebih baik lagi. Pasalnya mereka seringkali bertengkar.
"Daddy ndak mawu jagain Ecel~"
"Daddy mau kok, iya kan Daddy?"
Aira dan Baby Axel menatap Mahesa dengan tatapan yang berbeda. Sedangkan yang ditatap sibuk memakan irisan buah melon.
"Mau - mau aja, gak gratis ya Bunda~"
"Iyaaaa~ makasih ya Daddy."
Baby Axel hanya diam dan menunduk memainkan piring makanannya. Tidak paham dengan negosiasi yang kedua orang tuanya bicarakan.
"Bunda pulangna jam belapa?"
"Bunda pulangnya sore."
"Lama cekali Bunda~"
Aira mengelus lembut rambut putranya, ia memang harus memberikan waktu untuk anak dan ayah itu.
Mohon maaf sebesar - besarnya ya dikarenakan lanjutan ceritanya ada di karyakarsa 🙏🏻 https://karyakarsa.com/anotherfavgirl23
End - - - - - Gimana part kali ini? Apa udah pada bosen ya?
Jangan lupa mampir ke igku @anotherfavgirl23 disitu isinya semacam fake chat gitu tentang Aira sama Mahesaaaa
Jangan lupa juga mampir ke karyakarsaku ada dua extra part baruuuu. Ini akun aku https://karyakarsa.com/anotherfavgirl23 atau @anotherfavgirl23
Ini spoiler yang Extra Part III Tom and Jerry
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ini spoiler yang Extra Part IV Like Father Like Son II
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.