Biasakan memberi vote sebelum membaca.
Happy reading
🍒🍒🍒
"Sayang, kamu baik-baik saja?" tanya Dirga saat mereka telah naik ke tempat tidur. Sejak tadi saat makan malam ia merasa istrinya tersebut agak berbeda dari biasanya. Hal yang tentu saja membuat pria kasmaran itu penasaran mengingat selama ini Dinda adalah sosok yang ekspresif dan ceria.
"Iya. Memangnya kenapa, Mas?" tanya Dinda menoleh pada suami yang sudah melingkari pinggangnya posesif.
"Dari tadi aku merasa kamu sering melamun. Ada cerita apa hari ini, hmm?" Dirga menuntun lembut kepala istrinya untuk mendekat dan bersandar di dadanya.
"Tadi aku ketemu Ralin, Mas." jawab Dinda akhirnya.
"Ralin?"
"Hmm," sahut Dinda lesu.
"Jadi cuma gara-gara ketemu Ralin kamu jadi sering melamun seperti tadi?" tanya Dirga lagi.
"Aku mendadak insecure tau," Dinda menepuk lengan Dirga kesal karena menganggap Dirga tidak mengerti arah pembicaraannya.
"Ngapain insecure segala, Sayang?" Dirga terkekeh geleng-geleng kepala.
"Sumpah! Dia cantik banget, Mas!" jawab Dinda. "Wajahnya, penampilannya, hingga gaya bicaranya benar-benar membuat aku sadar jika tak sebanding dengannya," imbuhnya lagi.
"Lalu?" Dirga menaikkan sebelah alisnya. Sedikit penasaran dengan kalimat selanjutnya yang akan keluar dari bibir sang istri.
"Apa Mas nggak merasa rugi membuang batu berlian lalu memungut batu kali sepertiku?" tanya Dinda yang kini merasa benar-benar tak percaya diri.
Dirga tertawa dalam hati melihat raut wajah Dinda yang biasanya percaya diri membalas kata-kata sarkasnya kini justru nampak menciut hanya karena menceritakan tentang sosok Ralin yang menurutnya sangat sempurna.
Sepertinya wanita itu tak sadar jika dirinya bukanlah batu kali biasa. Walau berasal dari kalangan biasa, percayalah inner beauty yang dimilikinya jauh lebih berharga dibandingkan dengan kecantikan milik Ralin yang nampak dari luar.
"Sayang...." Dirga mengusap lembut pucuk kepala Dinda yang bersandar di dadanya.
"Ya?"
"Jangan pernah minder dengan kecantikan Ralin. Bagiku kamu lebih cantik dari wanita manapun," ucap Dirga lembut berusaha membangun kembali kepercayaan diri istrinya yang sepertinya hampir roboh.
Ini nih! Hal yang kadang membuat Dinda merutuki dirinya sendiri. Label wanita tangguh yang tersemat di belakang namanya seketika ambyar ketika sudah berhadapan dengan usapan lembut penuh afeksi yang Dirga berikan. Ia tak lagi bisa berkelit jika saat ini sudah takluk dalam pusaran pesona sang mantan Rapper arogan tersebut.
"Jangan pernah berkecil hati, Sayang! Kamu itu cantik dengan pesona yang berbeda," bisik Dirga di telinga sang istri.
"Masa sih? Emang apa yang membuat mas Dirga suka sama aku?" tanya Dinda penasaran.
"Ra-ha-sia" jawab Dirga penuh teka teki.
"Ish! Annoying banget! Sumpah!" decak Dinda terdengar kesal bukan main.
Dirga tertawa dan kini justru membelit tubuh wanita itu dengan kedua kaki dan tangannya.
"Aku menyukaimu karena selain cantik kamu juga bisa dijadikan guling hidup," ucap Dirga asal yang membuat bola mata Dinda berotasi karena kesal mendengar jawaban yang Dirga berikan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Married By Agreement(TAMAT)
ChickLitKehidupan damai dan tentram seorang gadis biasa bernama Adinda Sabila mendadak kacau setelah memutuskan untuk menerima pinangan seorang pria bernama Dirgantara Mumtaza Ahmad. Sosok pria bermulut tajam yang selalu memandang rendah dirinya tersebut...
