46. Flashback: Harta Terakhir yang Hilang

254 22 1
                                        

Biasakan memberi vote sebelum membaca!

Happy reading!

🍒🍒🍒

2 Bulan yang lalu

"Banjarmasin? Lo gila, Ga?"

Suara kesal terdengar saat Dirga menghubungi Zayyan untuk meminta ijin cuti beberapa hari karena sedang berada di Banjarmasin.

"Sorry, Bang. Ceritanya panjang."

"Gue heran ama lo. Lo bilang benci tapi justru sibuk mencari keberadaannya."

"Iya gue salah."

"Kan gue udah bilang jangan cepat percaya ama omongan orang, Bambang!"

"Bang jangan bikin gue makin frustasi." Rengekan bernada putus asa terdengar di ujung sana.

"Andai saja setelah cerai Dinda datang ke gue. Gue bakal langsung nikahin dia." Gerutu Zayyan tanpa rasa empati.

"Sialan lo!"

Zayyan terbahak.

"Ya sudah soal cuti lo biar nanti gue yang urus. Titip salam buat Bunda."

"Beres!"

Zayyan kembali fokus menyetir di tengah padatnya lalu lintas siang itu.

"Siapa, Bang?" Tanya sang ayah yang ada di sampingnya.

"Aga, Yah. Katanya minta cuti," sahut Zayyan datar.

"Dia jadi bercerai?"

Zayyan mengangguk membenarkan.

"Sayang sekali. Padahal ayah belum sempat mengundang Aga dan istrinya makan malam." Pak Hasan terdengar menyesalkan.

"Makanya ayah jaga kesehatan, Abang nggak mau ya nanti ayah masuk RS lagi saat abang mau mengenalkan calon mantu," ucap Zayyan kali ini terdengar serius.

"Halah... Ayah sering masuk RS juga karena abang nggak kunjung kasih mantu," Sahut Pak Hasan tidak mau kalah berdebat. Sudah lama ia meminta Zayyan untuk menikah, namun anak laki-lakinya itu hanya menjawab dengan cengiran tengil yang selama ini menjadi ciri khasnya.

"Dih apaan sih?" Zayyan tertawa mengelak tuduhan sadis dari sang ayah.

Kedua ayah dan anak itu kemudian tertawa bersama. Menikmati kebersamaan yang jarang terjadi karena kesibukan keduanya mengurus perusahaan.

Tiba-tiba dari jarak beberapa meter nampak seorang pria melambaikan tangannya meminta Zayyan untuk berhenti. Di belakang pria tersebut nampak banyak orang sedang mengerumuni sesuatu.

"Aa', bisa minta tolong numpang ke rumah sakit nggak? Ada seorang wanita yang tiba-tiba pingsan saat hendak menyebrang." Pria itu nampak memohon.

​"Ayah, ada wanita yang pingsan. Kita bantu bawa ke rumah sakit sebentar apa Boleh?" usul Zayyan pada sang ayah.

Pak Hasan mengangguk.

Married By Agreement(TAMAT) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang