Aku mulai kehilangan sajak tentangmu mulai kemarin.
Menaruh sebuah imaji tentang euforia masa muda.
Salahkah aku atau kau yang bersalah?
Bayangkan saja ini musim kemarau.
Musim yang membawa kering dan tandus.
Ini bukan lagi savana tapi sabana.
Bahkan secarik pertanyaan tak menemukan jawabannya. Bagaimana ragu terus membawa pada musim kekeringan.
Jika demikian, sebentar lagi. bahkan sabana akan benar-benar musnah.
Lhokseumawe, 25 Oktober 2024
KAMU SEDANG MEMBACA
Hanya Coretan
PoetryBukan sebuah kalimat indah yang membuatmu kan terkagum-kagum. Seperti judul, puisi-puisi ini hanya sebuah coretan dari hati yang sering berubah musim.
