Bagaimana bisa lupa secepat itu?
Sedang kisah kita masih berjalan.
Tidaklah mungkin terhapus begitu saja.
Tatkala panggilan masa itu masih tersemat dalam benak masing-masing.
Adakah memang cara tuk menjauh?
Sedang, kunci cerita kelamku ada padamu.
Tak ada yang tahu.
Sedang kau hapal setiap sudut ruang ketakutanku.
Bagaimana pula aku bisa mengenang?
Tatkala jiwamu masih bersemayam dalam relung ku.
Tak ada yang tahu, meski aku abaikan.
Bumi, 11 Januari 2023
KAMU SEDANG MEMBACA
Hanya Coretan
PoesíaBukan sebuah kalimat indah yang membuatmu kan terkagum-kagum. Seperti judul, puisi-puisi ini hanya sebuah coretan dari hati yang sering berubah musim.
