Aku
Seseorang yang pernah
Berbisik pada angin
Tersenyum pada langit
Dan menangis bersama rintik hujan
Kamu
Seseorang yang pernah
Berdiri di depan gerbang sekolah
Membawa bungkusan biru
Dan kemudian tersenyum manis
Kita
Seperti angin.
Tak terlihat. Tapi terasa, meski sebentar.
Menghangat, kemudian membeku.
Ilusi
Tak pernah nyata. Hanya imajinasi tentang petualangan berbagai musim. Khayalan yang tak pernah mungkin terjadi.
Aku, kamu, kita hanya ilusi.
Lanma Hasibuan
KAMU SEDANG MEMBACA
Hanya Coretan
PoetryBukan sebuah kalimat indah yang membuatmu kan terkagum-kagum. Seperti judul, puisi-puisi ini hanya sebuah coretan dari hati yang sering berubah musim.
