" Ommmm Ajaaaaa!!!! " Daffa yang tadi nya sedang berada dalam pangkuan Ali, langsung melompat turun menghampiri orang itu yang sudah berdiri tidak jauh darinya.
" Daffaaa..... " orang itu merentangkan tangannya menyambut Daffa. Dengan senang hati Daffa masuk kedalam gendongannya. Mereka berjalan mendekati Mama Resi, Bunda Ully, Ali serta Prilly.
Bunda Ully menatap orang itu dengan penuh tanya, begitu pula dengan Prilly dan Mama Resi. Tapi tidak dengan Ali, ia tau siapa yang sedang bersama orang itu.
" Haiii Ma, Haiii Tann... " orang itu menyalami Mama Resi dan Bunda Ully. Kemudian bertos ria dengan Ali maupun Prilly. Ia langsung mengambil posisi duduk ditempat yang kosong, diikuti pula dengan sang kekasih.
" Nyusull, Ja? Tadi aja diajak gak mau.. " ucap Mama Resi terkekeh. Sedangkan yang ditanya hanya cengengesan saja.
" Iyaa, tante. Raja ada urusan dulu tadi... " balasnya. Ternyata, Raja lah yang datang. Adik semata wayang Prilly yang sedari tadi ditunggu kehadirannya. Kini, ia menampakkan dirinya bersama seseorang gadis cantik. Dilihat dari wajahnya, gadis yang dibawa Raja sepertinya memiliki darah keturunan Arab.
" Ja, siapa tuh? " Bunda Ully menyenggol lengan Raja yang kebetulan duduk disampingnya. Raja menepuk jidatnya, ia lupa memperkenalkan gadis yang dibawanya. Sedangkan gadis itu hanya tersenyum kikuk. Ia menyalami Mama Resi, Bunda Ully, Ali dan Prilly secara bergantian.
" Oh iyaa, lupakan Raja mau ngenalin dia! Ma, ini tuh cewe yang sering Raja ceritaiin ke Mama. Namanya, Hana Skyra. " Raja memperkenalkan gadis yang duduk disampingnya.
" Haiiii Tan... " sapa gadis itu. Bunda Ully menampilkan senyumnya.
" Haiii, sayang... " sapa balik Bunda Ully.
" Tunggu.... Tunggu.. Maksud lo Ja, inii cewee lo?! " ucap Prilly memotong perbincangan sang Mama dan Pacar adikknya. Prilly memang belum tau jika sang adik sudah memiliki pacar. Raja tidak pernah cerita kepada dirinya, jika ia sudah menjalin hubungan dengan seorang gadis cantik. Usia Raja kini menginjak 20 tahun. Sudah bukan Raja seperti dulu, yang hanya tau bermain skateboard.
" Baru tau lo, Ka?? " balas Raja yang membuat Prilly mencibir.
" Lo kok gak pernah cerita ke gue sih?! "
" Gue mah ceritanya sama Bang Ali, kalo sama lo yang ada lo nya kepoo bangett... " ucapan Raja sontak membuat Prilly menoleh ke Ali yang sedang memperlihatkan cengirannya.
" Ali sayang, kenapa gak cerita sama aku? Lagian kamu emang gak sibuk ya? Sampe-sampe mau dengerin curhatan nya si Raja.. " Ali terkekeh mendengar penuturan Prilly.
" Raja yang minta tau, kalo aku sampe cerita ke kamu entar dia nya ngamuk. Lagian kamu kan kepo banget sama hubungan orang. " lagi lagi Prilly mencibir. Ia merutuki dirinya sendiri. Se-kepo itukah dirinya sampai sampai Raja tidak menceritakan soal ini?!
" Udah deh Ka, gausah lebay. Kaya gak pernah liat gue punya pacar aja.. " cibir Raja melihat tingkah sang kakak.
" Yaa gak gitu, lo punya pacar cantik kaya orang Arab gini gak cerita sama gue! Giliran pacar nya kaya cabe-cabean lo cerita sama guee... " Raja membelalakan matanya mendengar ucapan Prilly. Memang ia pernah memiliki pacar cabe-cabean?
" Wahh parahh lo, ka! Sejak kapan gue punya pacar cabe-cabean?? Mulut lo emang yaa... " seketika Prilly tertawa melihat wajah bete Raja.
" Baperan lo ah! "
" Bodo... "
" Prilly, Raja stop!! Malah berantem lagi.. Gak malu diliatin pacar kamu, Ja??? " tanya Bunda Ully kepada Raja. Bunda Ully tidak menanyakan nya kepada Prilly, karena Prilly tidak akan malu berantem dengan Raja di depan Ali. Toh, dari dulu Ali selalu tau bagaimana berantemnya Prilly dengan Raja. Sama seperti dirinya jika berantem dengan Kaia dan Al.
