Chapter 34

34K 1.9K 41
                                        

Niatnya mau hiatus dulu, tapi apalah daya, tangan gatel rasanya pen ngetik mulu:v

____________________________________

" Yukk, jadi ke bawah?? " tanya Ali yang baru saja keluar dari kamar mandi dan sudah rapih dengan pakaian santainya. Ia terlihat sedang menggosok-gosok rambutnya yang masih basah menggunakan handuk putih.

" Dari tadi juga ditungguin. Lama banget mandinya." omel Prilly. Ali hanya memperlihatkan cengirannya.

" Iyaa iyaa maap.. " Ali berjalan ke meja rias. Ia mengambil sisir, kemudian sedikit merapihkan rambut nya dan membentuk sedikit jambul. " Yukk?! " ajaknya pula saat penampilannya dirasa sudah pas.

Prilly mencoba bangun dari tidurnya. Keadaannya sudah mulai membaik. Walaupun rasa pusing masih sedikit menyerang kepala nya.

" Beneran mau ke bawah nih? Kamu baru mendingan tau. " tanya Ali memastikan.

" Beneran sayang. Lagian aku bosen kalo di kamar terus... Pengen main sama anak-anak. Seharian ini mereka sama Mama terus. "

" Yaudah deh. Yuk?! " ajak Ali akhirnya. " Mau jalan sendiri atau aku gendong nih? " imbuhnya.

" Jalan aja. " Ali pun menggangguk. Lantas ia langsung menggandeng tangan mungil Prilly. Menyematkan jemarinya disana. Kedua nya langsung turun. Sesampainya di ruang tamu, tidak ada siapapun. Namun, dari halaman belakang terdengar suara orang tertawa. Ali dan Prilly pun memutuskan untuk ke halaman belakang.

" Lohh ii, ngapain turunn?? Kamu kan baru mendingaan sayang.. " tanya Mama Resi saat melihat Ali dan Prilly menghampirinya.

" Aku bosen di kamar, Ma. "

" Istirahat dulu dong, Prill. Biar cepet sembuh. " Bunda Ully ikut menimpali percakapan mereka.

" Tau nih ma, bandel kalo dibilangin. " sahut Ali sambil mengacak pelan rambut Prilly.

" Abisnya aku bosen. Anak-anak pada main, masa aku tidur terus.. "

Daffa langsung menghampiri sang Papi. " Papi, ayoo ain bola!!! " ajaknya antusias.

" Bola-nya mana bang? Udah ambil belum? " tanya Ali.

" Utdahh " Daffa menunjuk bola yang sedari tadi ia mainkan. " Tuhh!! " tunjuknya.

" Abang udah mandi? " tanya Prilly.

" Utdahh sama Oma Echi.. "

" Yaudah yukk main!!! " ajak Ali pula. Keduanya langsung bermain bola.

" Prill, Mama sama Mama Resi pamit pulang gapapa kan ya? Kita ada arisan. " ucap Bunda Ully. Prilly yang sedang memperhatikan Saffa di stoler nya pun menoleh.

" Mama ada acara ya?? Maaf yaa ma, Prilly jadi ngerepotin. "

" Gak ngerepotin i. Cuma, Mama sama Mama Ully gak bisa sampe malam disini. Gapapa kan? " tanya Mama Resi pula.

" Iya Ma, gapapa. " balas Prilly.

" Yukk Ull, kita berangkat sekarang aja. Gak enak kan kalau telat?! " ajak Mama Resi.

" Yukk.... "

" Sayang.... " panggil Prilly pada Ali. Ali yang merasa nama nya dipanggil pun menoleh.

" Apaa sayang?? " tanyanya sembari mendekat ke Prilly.

" Mama mau pulang. " Sontak Ali menoleh ke arah Mama-mama nya.

" Loh Ma, mau pada pulang? " tanyanya.

" Iya, Ntu. Kita ada arisan sama temen-temen. Gapapakan kita pulang? " kata Bunda Ully.

Little Family  (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang